radiovisfm.com – Di tengah dinamika mobilitas masyarakat yang kian meningkat, ketepatan waktu menjadi salah satu tolok ukur utama kepercayaan publik terhadap layanan transportasi massal. Menjawab tantangan tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember mencatatkan kinerja impresif dalam hal On-Time Performance (OTP) hingga Triwulan III tahun 2025. Sebuah pencapaian yang tidak lepas dari peran vital sebuah *”menara komando”* yang bekerja senyap selama 24 jam, yaitu Pusat Pengendali Operasi Kereta Api (Pusdalopka).
Hingga akhir September 2025, KAI Daop 9 Jember berhasil mencatatkan angka ketepatan waktu keberangkatan kereta api yang sempurna, mencapai 100%. Angka ini menunjukkan peningkatan 1% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 yang berada di angka 99%.
Sementara itu, untuk ketepatan waktu kedatangan kereta api di stasiun tujuan, Daop 9 Jember juga mencatatkan angka yang sangat baik, yaitu 98,25%, sedikit meningkat dari capaian tahun 2024 sebesar 98,08%.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyatakan bahwa pencapaian ini adalah buah dari kerja keras dan komitmen seluruh insan KAI untuk memberikan pelayanan terbaik.
“Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan wujud dari dedikasi kami untuk menjaga amanah dan kepercayaan pelanggan. Menjaga ketepatan waktu dan menjamin keamanan setiap jengkal perjalanan kereta api adalah prioritas mutlak bagi kami,” ujar Cahyo di Jember.
Menurut Cahyo, kenaikan performa ini dipengaruhi oleh berbagai faktor strategis.
“Kami melakukan perawatan sarana, seperti lokomotif dan kereta, dengan lebih teliti sehingga gangguan teknis bisa diminimalisir. Di sisi prasarana, perbaikan jalur rel dan persinyalan kini dilakukan dengan lebih cepat dan efisien untuk mengurangi pembatasan kecepatan. Namun, kunci utamanya ada pada koordinasi, komunikasi yang intens antar unit, serta kecepatan pengambilan keputusan saat terjadi dinamika di lapangan,” jelasnya.
Di balik keberhasilan menjaga ritme 32 perjalanan kereta api setiap harinya di wilayah Daop 9 Jember, terdapat peran sentral Pusat Pengendali Operasi KA (Pusdalopka). Bagi masyarakat awam, nama ini mungkin terdengar asing. Namun, di dunia perkeretaapian, Pusdalopka adalah pusat saraf dari seluruh operasional perjalanan kereta.
“Anda bisa membayangkannya seperti menara ATC di bandara. Dari sebuah ruangan yang dipenuhi layar monitor, tim kami di Pusdalopka memantau, mengendalikan, dan mengatur setiap pergerakan kereta api di seluruh wilayah Daop 9, mulai dari Pasuruan hingga Ketapang, Banyuwangi,” terang Cahyo.
Ruangan inilah yang menjadi pusat komando untuk memastikan setiap perjalanan kereta api berjalan AMAN, SELAMAT, LANCAR, dan TEPAT WAKTU. Dari sini, petugas (Train Controller/Dispatcher) mengatur persilangan antar kereta di stasiun, memantau posisi setiap KA secara real-time melalui Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) digital, hingga menjadi garda terdepan dalam manajemen krisis jika terjadi gangguan.
Keandalan sistem di Pusdalopka ditopang oleh teknologi canggih. Namun, teknologi hanyalah alat. Di baliknya, ada sumber daya manusia terpilih yang bekerja dalam sistem shift 24/7 tanpa henti, bahkan di hari raya. Mereka adalah para pengendali perjalanan kereta api yang dituntut memiliki ketenangan, kemampuan analisis tajam, dan sanggup mengambil keputusan krusial di bawah tekanan.
“Petugas kami di Pusdalopka adalah pahlawan yang tak nampak. Mereka bekerja dalam senyap, siang dan malam, untuk memastikan setiap pelanggan tiba di tujuan dengan selamat dan tepat waktu. Dedikasi mereka adalah kunci dari keandalan layanan KAI,” tutup Cahyo dengan bangga.
KAI Daop 9 Jember berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Pencapaian tingkat OTP yang tinggi ini diharapkan dapat semakin memperkuat kepercayaan masyarakat untuk menjadikan kereta api sebagai moda transportasi pilihan utama yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan.


Leave a Reply