Ini Catatan Pergerakan Penumpang KA Selama Nataru di Daop 9 Jember

radiovisfm.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember mencatat data evaluasi pergerakan penumpang selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Tercatat, Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Jember menjadi kontributor utama dengan volume penumpang mencapai ratusan ribu orang.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyatakan bahwa persebaran penumpang tahun ini menunjukkan tren yang merata di titik-titik wisata dan pusat ekonomi sepanjang wilayah Pasuruan hingga Banyuwangi.

“Kami melihat pola perjalanan yang sangat kuat di ujung timur Pulau Jawa. Kepercayaan masyarakat terhadap ketepatan waktu kereta api menjadikannya pilihan utama untuk menghindari kepadatan jalan raya selama libur panjang,” ungkap Cahyo.

Berikut adalah rincian performa volume penumpang (naik/turun) di setiap wilayah operasional Daop 9 Jember selama masa Nataru 2025/2026:

1. Kabupaten Banyuwangi menjadi wilayah dengan mobilitas paling masif berkat daya tarik wisatanya dengan jumlah total 207.586 Penumpang. Stasiun Banyuwangi Kota mendominasi sebagai stasiun tersibuk di kabupaten ini.

•           Stasiun Banyuwangi Kota: 62.744 penumpang

•           Stasiun Ketapang: 53.646 penumpang

•           Stasiun Kalisetail: 39.683 penumpang

•           Stasiun Rogojampi: 32.073 penumpang

•           Stasiun Kalibaru: 10.989 penumpang

•           Stasiun Temuguruh: 8.451 penumpang

2. Kabupaten Jember sebagai pusat administrasi Daop 9, Stasiun Jember mencatatkan angka penumpang tunggal tertinggi di seluruh wilayah operasi dengan jumlah 168.323 penumpang. Berikut rinciannya:

•           Stasiun Jember: 131.508 penumpang

•           Stasiun Tanggul: 14.683 penumpang

•           Stasiun Rambipuji: 11.442 penumpang

•           Stasiun Kalisat: 10.690 penumpang

3. Kota Probolinggo dengan jumlah 20.598 Penumpang. Seluruh aktivitas penumpang di wilayah ini terpusat pada satu titik utama:

•           Stasiun Probolinggo: 20.598 penumpang

4. Kabupaten Lumajang telah melayani sebanyak10.808 Penumpang. Akses kereta api di wilayah Lumajang terlayani melalui satu pintu utama:

•           Stasiun Klakah: 10.808 penumpang

5. Kota Pasuruan mencatat sebanyak 9.630 Penumpang. Ini merupakan pergerakan yang stabil sebagai gerbang paling barat di wilayah operasional Daop 9 Jember:

•           Stasiun Pasuruan: 9.630 penumpang

Lebih lanjut Cahyo menegaskan bahwa kesuksesan pelaksanaan Angkutan Nataru tidak terlepas dari sinergi seluruh petugas, pemerintah daerah, TNI-Polri, serta dukungan penuh masyarakat.

“Tren positif ini akan kami jadikan acuan untuk meningkatkan standar layanan di tahun 2026. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan transportasi yang tidak hanya cepat, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi setiap pelanggan,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.