Tren Positif Keberangkatan KA Sangkuriang di Daop 9 Jember

radiovisfm.com — Kehadiran Kereta Api (KA) Sangkuriang di wilayah Daerah Operasi 9 Jember menunjukkan tren yang sangat positif sejak hari pertama operasionalnya. Dalam kurun waktu dua hari, yakni pada 2 hingga 3 Mei 2026, okupansi penumpang KA Sangkuriang sangat tinggi dimana melayani sebanyak 1.192 penumpang keberangkatan dari wilayah Daop 9 Jember. Hal ini mencerminkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api yang nyaman dan efisien.

KA Sangkuriang yang melayani relasi Ketapang–Bandung PP ini dioperasikan dengan dua rangkaian perjalanan yang memiliki pola pemberhentian berbeda di wilayah kerja Daop 9 Jember. Untuk KA Sangkuriang dengan kode perjalanan (KA 7043A) atau perjalanan ganjil yang berangkat dari Stasiun Ketapang, kereta ini melayani pemberhentian di Stasiun Ketapang (KTG), Banyuwangi Kota (BW), Kalisetail (KSL), Jember (JR), Tanggul (TGL), Probolinggo (PB), dan Pasuruan (PS).

Sementara itu, untuk KA Sangkuriang dengan kode perjalanan (KA 7044A) atau perjalanan genap yang berangkat dari Stasiun Bandung, pemberhentian dilakukan di Stasiun Pasuruan (PS), Probolinggo (PB), Klakah (KK), Jember (JR), Kalibaru (KBR), Banyuwangi Kota (BW), dan berakhir di Stasiun Ketapang (KTG).

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan bahwa tingginya minat masyarakat terhadap KA Sangkuriang menjadi indikator positif terhadap pengembangan layanan perkeretaapian di wilayah timur Pulau Jawa.

“Kami melihat respon masyarakat yang sangat baik terhadap kehadiran KA Sangkuriang. Dalam dua hari operasional, jumlah pelanggan yang dilayani mencapai 1.192 penumpang. Ini menjadi sinyal positif bahwa layanan ini benar-benar dibutuhkan dan diminati oleh masyarakat,” ujar Cahyo.

Lebih lanjut, kehadiran KA Sangkuriang juga berdampak pada penyesuaian jadwal perjalanan kereta api lainnya di wilayah Daop 9 Jember, di antaranya KA Blambangan Ekspres dan KA Lokal Pandanwangi Siang guna menjamin keselamatan perjalanan kereta api.

Untuk KA Blambangan (KA 145) keberangkatan dari Stasiun Ketapang, terdapat penyesuaian yakni tidak berhentinya kereta di Stasiun Temuguruh. Sementara itu, KA Blambangan Ekspres (KA 146) dengan keberangkatan awal dari Stasiun Pasar Senen tetap melayani pemberhentian di Stasiun Temuguruh. Selain itu, terjadi perubahan waktu kedatangan dan keberangkatan di beberapa stasiun untuk perjalanan KA Blambangan Ekspres (KA 145), antara lain di Stasiun Banyuwangi Kota tiba pukul 16.00 WIB dan berangkat pukul 16.06 WIB. Kemudian di Stasiun Rogojampi tiba pukul 16.19 WIB dan berangkat pukul 16.21 WIB.

Penyesuaian jadwal juga diberlakukan pada KA Lokal Pandanwangi Siang (KA 493) guna memastikan kelancaran operasional secara keseluruhan maka terdapat beberapa penyesuaian waktu pemberhentian dan keberangkatan di beberapa stasiun, yakni Stasiun Kalisetail tiba pukul 15.44 WIB dan berangkat pukul 15.53 WIB, Stasiun Temuguruh tiba pukul 16.01 WIB dan berangkat pukul 16.03 WIB, Stasiun Rogojampi tiba 16.15 WIB dan berangkat pukul 16.23 WIB, Stasiun Banyuwangi Kota tiba pukul 16.36 WIB dan berangkat pukul 16.38 WIB serta kedatangan akhir Stasiun Ketapang menjadi pukul 16.52 WIB.

Cahyo menambahkan, penyesuaian pola operasional perjalanan kereta api bertujuan untuk mengutamakan aspek keselamatan tanpa mengurangi kualitas layanan kepada penumpang. Pihaknya mengimbau kepada seluruh pelanggan kereta api agar senantiasa memperhatikan jadwal keberangkatan dan kedatangan terbaru sebelum melakukan pemesanan tiket maupun perjalanan.

“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk selalu memeriksa kembali jadwal perjalanan yang berlaku agar perjalanan dapat berjalan dengan lancar dan nyaman,” tambahnya.

Sebagai penutup, KAI Daop 9 Jember menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mereka menggunakan kereta api. “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat. KAI akan terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan demi kenyamanan dan keselamatan seluruh pelanggan,” tutup Cahyo.