radiovisfm.com – Sebanyak enam orang kru KM Genius berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami mati mesin dan tenggelam di Perairan Laut Bali, wilayah utara Kabupaten Buleleng, Bali, pada Sabtu (25/7). Mereka bertahan hidup menggunakan sterofoam di tengah laut.
Informasi kejadian diterima dari Satuan Polisi Air (Polair) Banyuwangi yang melaporkan adanya kapal kayu KM Genius dengan enam orang kru mengalami mati mesin dan hanyut di perairan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi segera mengerahkan satu tim rescue menggunakan RIB 02 Banyuwangi menuju lokasi kejadian. Di saat yang bersamaan, Pos SAR Buleleng juga menyiapkan RIB 04 Buleleng untuk memberikan dukungan operasi.
Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi berangkat dari Pelabuhan Tanjung Wangi menggunakan RIB 02 Banyuwangi menuju lokasi pencarian. Kantor SAR Denpasar mengerahkan RIB 04 Pos SAR Buleleng. Berkat koordinasi yang baik dengan unsur SAR gabungan dan informasi terkini dari Kasat Polair, pada pukul 12.34 WIB tim berhasil menemukan keenam kru KM Genius yang sedang bertahan hidup menggunakan sterofoam di tengah laut.
Seluruh korban kemudian dievakuasi dalam keadaan selamat menuju Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi. Setibanya di pelabuhan, para korban menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tanjung Wangi. Selanjutnya, penanganan dan proses penyelidikan diserahkan kepada pihak Polair dengan dukungan KSOP Tanjung Wangi serta UPT Pengelola Pelabuhan Penyeberangan Regional Jawa Timur.
Berdasarkan informasi di lapangan, kondisi kapal KM Genius beserta muatan kargo masih belum diketahui keberadaannya dan dinyatakan hilang.
Adapun identitas korban yang berhasil dievakuasi selamat yaitu Panji Mukhtar (28) selaku nakhoda, Heru Herlambang (29), Fabiayyi (50), Mamat (32), Maksum (41), dan Sahril (30).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi penyelamatan tersebut.
“Seluruh kru KM Genius sejumlah enam orang berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat. Keberhasilan ini merupakan hasil koordinasi yang cepat, komunikasi yang baik, serta sinergi seluruh unsur SAR gabungan di lapangan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan operasi sehingga proses evakuasi dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar I Made Oka Astawa.
Made Oka Astawa menjelaskan, dengan telah ditemukannya seluruh korban dalam kondisi selamat dan tidak adanya lagi pihak yang memerlukan pertolongan, Operasi SAR terhadap kecelakaan KM Genius secara resmi diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dan tetap bersiaga untuk menghadapi potensi keadaan darurat lainnya.
KM Genius merupakan kapal kayu seberat 45 GT dan panjang 24 meter membawa 6 orang dan bermuatan kargo atau berbagai macam sembako. Berangkat dari pantai Boom Banyuwangi menuju Pengerungan, Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep.
