radiovisfm.com – Kantor Perusahaan WIFI di kawasan Kecamatan Genteng, Banyuwangi terbakar di duga disebabkan karena adanya tumpukan sampah yang sebelumnya di bakar namun ditinggalkan dalam kondisi masih berpotensi menimbulkan api.
Saat kejadian, kantor yang berada di Desa Genteng Kulon tersebut dalam kondisi tutup dan tidak sedang beroperasi. Kebakaran ini pertama kali diketahui oleh seorang warga yang rumanya berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Ia melihat adanya kepulan asap yang berasal dari bagian atap teras bangunan.
Setelah diperhatikan secara seksama, saksi juga melihat adanya tumpukan botol yang terbakar di area teras. Seiring berjalannya waktu, kepulan asap terlihat semakin tebal dan kobaran api mulai membesar serta menjalar ke bagian atap teras.
Melihat kondisi itu, saksi kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan sumber api sekaligus berupaya melakukan pemadaman api secara mandiri dengan bantuan warga sekitar. Namun rupanya, kobaran api yang semakin membesar membuat upaya pemadaman menggunakan peralatan seadanya dinilai tidak memungkinkan dan beresiko apabila terus dilakukan.
Dengan pertimbangan itulah, warga setempat meminta bantuan dengan menghubungi Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi.
Saat dikonfirmasi, Humas Damkarmat Banyuwangi, Khadafi menyampaikan bahwa petugas melakukan penyemprotan air secara bertahap dan terarah pada titik-titik bara api di atap rumah dan tumpukan sampah yang di bakar di sekitar rumah.
“Ini kami lakukan untuk memadamkan bara api sekaligus memutus jalur perambatan api agar tidak semakin meluas dan menjalar,” ujarnya.
Khadafi menambahkan, dari hasil investigasi awal di lokasi kejadian, kebakaran diduga berawal dari tumpukan sampah yang sebelumnya dibakar namun ditinggalkan dalam kondisi masih berpotensi menimbulkan api.
Setelah dipastikan api sudah padam, petugas Damkarmat Banyuwangi pun berupaya memastikan material yang terbakar yakni kayu, plafon dan genteng teras rumah dengan kerugian sebesar 3 juta rupiah.
