Dugaan Pencabulan Guru Ngaji Kepada Anak di Banyuwangi Terungkap Lewat Google Search

radiovisfm.com – Aksi pencabulan kembali mengagetkan Banyuwangi, sejumlah anak diduga menjadi korban Pencabulan seorang  guru ngaji di Kecamatan Sempu. Hal terungkap dari aktivitas Google Search korban yang dipergoki sang Ibu dari handphone korban yang terkoneksi dengan gawai kedua orang tuanya.

Dalam aktivitas pencarian, R (28) yang merupakan Ibu dari S (8) mendapati anaknya mencari informasi terkait dosa yang diterima seorang guru ngaji pemerkosa, pencarian di Google itu bukan hanya satu kali tapi berkali kali dengan kata kunci serupa dan dilakukan S hampir setiap membuka ponselnya.

“Saya kaget waktu melihat notifikasi di handphone saya khan terhubung sama punya anak. Kenapa dia kok searching di Google seperti ini, dan ini berkali kali dengan kata kunci yang sama,” kata R.

Ia pun segera mengkonfirmasi kepada sang anak yang baru berusia 8 tahun, saat didesak S menangis ketakutan tidak mau menjawab dengan jujur, dengan sabar R mencoba bertanya perlahan dan ia pun kaget dengan fakta yang dibeberkan sang anak. Bahwa S telah berkali kali dilecehkan oleh guru ngaji yang seharusnya jadi panutannya.

“Saya sangat terkejut, dada saya bergetar mendengar bahwa anak saya telah dilecehkan. Anak saya pasti ketakutan setiap hari melihat guru ngajinya ini, tapi dia tetap berangkat mengaji karena takut dimarahi kalau tidak ngaji. Saya kira dia yang bandel karena gak mau ngaji, ternyata seperti ini kenyataannya,” suara R bergetar menceritakan kengerian yang dihadapi sang putri setiap hari saat mengaji.

Fakta lain berhasil terungkap bahwa korban bukan hanya S tapi sejumlah anak yang mengaji di rumah terduga pelaku berinisial MP (40) ini. Setidaknya ada 5 korban yang telah mengaku, 3 diantaranya mengaku siap melaporkan peristiwa yang mereka alami, sementara 2 diantaranya takut lantaran tidak ingin mencemarkan nama baik kampung halamannya dan menganggap peristiwa tersebut sebagai aib.