Lonjakan Kinerja KA Blambangan Ekspres, Potret Nyata Kepuasan dan Kepercayaan Publik

radiovisfm.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember mencatat tren positif kinerja KA Blambangan Ekspres yang terus mengalami peningkatan sejak relasinya diperpanjang hingga Jakarta. Peningkatan jumlah pelanggan dari tahun ke tahun menjadi bukti semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu, dan ramah lingkungan.

KA Blambangan Ekspres pertama kali diluncurkan pada 2 Desember 2022 dengan melayani relasi Ketapang – Semarang Tawang. Seiring meningkatnya minat masyarakat, KAI kemudian memperpanjang relasi perjalanan menjadi Ketapang – Pasar Senen yang mulai dioperasikan pada 26 Juli 2024, sehingga masyarakat memiliki akses perjalanan langsung dari wilayah paling timur Pulau Jawa menuju Ibu Kota tanpa perlu berganti kereta.

Perpanjangan relasi KA Blambangan Ekspres hingga Jakarta mendapat sambutan yang sangat positif dari masyarakat. Sejak mulai melayani relasi Ketapang–Pasarsenen pada 26 Juli 2024 hingga akhir tahun 2024, kereta ini telah melayani sebanyak 73.737 pelanggan. Antusiasme tersebut terus meningkat pada tahun 2025, dengan jumlah pelanggan mencapai 172.258 orang atau tumbuh sekitar 133 persen dibandingkan periode setelah perpanjangan relasi pada tahun 2024.

Tren pertumbuhan tersebut masih berlanjut pada tahun 2026. Hingga Semester I 2026, KA Blambangan Ekspres telah melayani 90.951 pelanggan, meningkat sekitar 9 persen dibandingkan jumlah pelanggan pada Semester I 2025 sebanyak 83.515 pelanggan.

Manager Hukum dan Humas PT KAI (Persero) Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan bahwa peningkatan jumlah pelanggan tersebut merupakan bentuk kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap layanan kereta api.

“Peningkatan jumlah pelanggan KA Blambangan Ekspres dari tahun ke tahun menjadi indikator bahwa masyarakat semakin mempercayai kereta api sebagai moda transportasi pilihan. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keselamatan perjalanan, memberikan kenyamanan, serta memastikan ketepatan waktu sehingga pelanggan memperoleh pengalaman perjalanan yang terbaik,” ujar Cahyo.

Selama pengoperasian KA Blambangan Ekspres, Stasiun Surabaya Gubeng menjadi tujuan keberangkatan favorit pelanggan dari wilayah Daop 9 Jember dengan jumlah mencapai 75.771 penumpang. Tingginya mobilitas menuju Kota Surabaya menunjukkan peran strategis kota tersebut sebagai pusat aktivitas bisnis, pendidikan, kesehatan, maupun perjalanan lanjutan menuju berbagai daerah di Indonesia.

Sementara itu, Stasiun Jember menjadi stasiun kedatangan favorit di wilayah Daop 9 Jember dengan perolehan 63.851 penumpang sepanjang tahun 2024 hingga 2026. Tingginya mobilitas masyarakat yang menjadikan Jember sebagai tujuan perjalanan kereta api mengukuhkan status kota ini yang dulu kerap dianggap sekadar jalur persinggahan, kini bertransformasi menjadi destinasi utama pilihan pelanggan di wilayah timur Provinsi Jawa Timur. Selain dikenal sebagai pusat kegiatan ekonomi dan pemerintahan, Jember juga merupakan magnet bagi puluhan ribu mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia yang menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi. Kondisi tersebut mendorong tingginya frekuensi perjalanan menggunakan kereta api, baik oleh para mahasiswa yang bepergian dari dan menuju kampung halaman maupun keluarga yang datang berkunjung, sehingga semakin memperkuat peran Jember sebagai salah satu simpul mobilitas masyarakat di wilayah timur Pulau Jawa.

Menurut Cahyo, meningkatnya jumlah wisatawan yang datang dengan moda kereta api menunjukkan bahwa produktivitas di Kabupaten Jember telah berkembang dengan baik dan didukung konektivitas transportasi publik yang semakin terintegrasi.

“Lonjakan penumpang yang turun di Kabupaten Jember merupakan indikator positif bahwa sistem transportasi publik di daerah ini semakin siap mendukung mobilitas masyarakat. Kami berharap tren positif ini dapat terus berlanjut sehingga mampu memberikan _multiplier_ _effect_ terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, mulai dari sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, hingga UMKM,” tambah Cahyo.

KAI Daop 9 Jember menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan yang telah diberikan dengan memilih kereta api sebagai moda transportasi massal. Ke depan, KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang semakin aman, nyaman, andal, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan, sehingga kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan perjalanan.