Naik Kereta Tak Sekadar Bepergian, KAI Daop 9 Jember Hadirkan Perjalanan Ramah Anak

radiovisfm.com – Perjalanan bersama keluarga bukan sekadar berpindah dari satu kota ke kota lainnya. Bagi anak-anak, perjalanan dengan kereta api dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan, sekaligus menjadi kesempatan untuk mengenal lingkungan baru dan menikmati perjalanan dengan cara yang berbeda.

Melihat semakin tingginya minat masyarakat bepergian bersama keluarga, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember terus menghadirkan layanan yang mendukung kenyamanan penumpang dari berbagai kelompok usia, termasuk bayi (infant) di bawah usia 3 tahun dan anak-anak kategori usia 3 – 17 tahun.

Di wilayah Daop 9 Jember, jumlah penumpang anak menunjukkan perkembangan yang positif. Sepanjang periode Januari–Agustus 2026, KAI Daop 9 Jember melayani 63.786 penumpang infant (di bawah 3 tahun), meningkat hampir 2 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 62.780 penumpang.

Sementara itu, untuk kategori penumpang anak usia 3–17 tahun, sepanjang Januari–Agustus 2026 tercatat sebanyak 662.636 penumpang, meningkat 6.579 penumpang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 656.057 penumpang.

 Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai pilihan perjalanan keluarga. Tidak hanya menawarkan kemudahan konektivitas antarkota, perjalanan dengan kereta api juga memberikan ruang bagi orang tua untuk menikmati perjalanan bersama anak dengan lebih nyaman.

“Anak-anak merupakan bagian penting dari pelanggan kami. Karena itu, KAI terus berupaya menghadirkan pelayanan yang tidak hanya nyaman, tetapi juga aman dan ramah bagi keluarga. Kami ingin perjalanan menggunakan kereta api dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan sejak pelanggan tiba di stasiun hingga sampai di tujuan,” ujar Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro.

_Kenali Ketentuan Tiket untuk Anak dan Infant_

KAI juga memberikan ketentuan khusus bagi keluarga yang melakukan perjalanan bersama anak. Infant merupakan penumpang berusia kurang dari 3 tahun. Untuk satu infant pertama yang tidak menggunakan tempat duduk dan didampingi satu penumpang dewasa, tiket infant tidak dikenakan biaya. Namun, infant tersebut tetap harus dicantumkan dalam data perjalanan.

Apabila infant membutuhkan tempat duduk sendiri, maka tiket dikenakan tarif dewasa. Ketentuan tarif dewasa juga berlaku untuk penumpang infant kedua dan seterusnya yang dibawa oleh satu penumpang dewasa.

Sementara itu, anak berusia 3 tahun ke atas wajib memiliki tiket dan mendapatkan tempat duduk sendiri. Orang tua juga perlu memastikan data identitas anak yang digunakan dalam pemesanan tiket sesuai dengan dokumen yang dimiliki.

Untuk melakukan pemesanan, pelanggan dapat menggunakan kanal resmi KAI, termasuk aplikasi Access by KAI. Aplikasi tersebut saat ini tidak hanya digunakan untuk membeli tiket, tetapi juga mendukung berbagai kebutuhan perjalanan, seperti pemilihan kursi, pemesanan makanan, serta pemantauan posisi kereta secara real time .

Khusus untuk perjalanan bersama infant, orang tua atau pendamping perlu menyiapkan dokumen identitas bayi, seperti Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK), atau dokumen lain yang memuat nama dan tanggal lahir bayi.

_Kereta Api, Sarana Wisata dan Edukasi bagi Anak_

Perjalanan dengan kereta api bersama keluarga juga dapat menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk belajar dan mengenal lebih dekat dunia di sekitarnya. Di wilayah Daop 9 Jember, perjalanan kereta api tidak hanya menghubungkan berbagai kota, tetapi juga melewati beragam objek dan kawasan yang memiliki nilai sejarah, budaya, maupun pengetahuan tentang perkeretaapian.

Salah satunya ketika kereta melintasi kawasan Garahan–Mrawan. Pada lintasan tersebut, anak-anak dapat melihat secara langsung sejumlah jembatan dan terowongan peninggalan era kolonial Belanda yang hingga kini masih menjadi bagian dari perjalanan kereta api. Pemandangan tersebut dapat menjadi pengalaman belajar yang menarik bagi anak untuk mengenal sejarah pembangunan jalur kereta api sekaligus memahami bagaimana infrastruktur perkeretaapian dibangun dan dimanfaatkan dari masa ke masa.

Selain itu, sejumlah stasiun aktif di wilayah Daop 9 Jember juga memiliki nilai sejarah yang dapat menjadi bagian dari pengalaman perjalanan keluarga. Sebagai contoh Stasiun Jember dan Stasiun Probolinggo yang telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya karena memiliki nilai historis, arsitektur, dan sosial yang penting dalam perjalanan kereta di Jawa Timur. Orang tua dapat mengajak anak untuk mengamati bangunan, lingkungan, maupun aktivitas di stasiun sambil mengenalkan sejarah perkembangan transportasi kereta api di Indonesia.

Perjalanan dengan kereta api juga dapat menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengenal berbagai profesi di balik operasional perjalanan kereta api. Mulai dari masinis, kondektur, petugas stasiun, petugas pelayanan pelanggan, hingga petugas yang bekerja menjaga prasarana dan keselamatan perjalanan. Dari sini, anak dapat memahami bahwa perjalanan sebuah kereta api melibatkan banyak orang dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Tidak kalah menarik, anak-anak juga dapat belajar mengenai prosedur melakukan perjalanan dengan kereta api. Orang tua dapat mengenalkan tahapan perjalanan mulai dari memilih dan membeli tiket, mempersiapkan dokumen perjalanan, melakukan boarding, mencari nomor kereta atau gerbong, hingga menemukan nomor tempat duduk sesuai dengan informasi yang tertera pada tiket.

“Perjalanan dengan kereta api dapat menjadi pengalaman wisata sekaligus pembelajaran bagi anak-anak. Mereka tidak hanya menikmati perjalanan, tetapi juga dapat mengenal sejarah, melihat langsung berbagai infrastruktur perkeretaapian, serta memahami profesi dan proses yang ada di balik perjalanan kereta api. Kami berharap pengalaman tersebut dapat menumbuhkan rasa ingin tahu anak sekaligus memperkenalkan mereka pada transportasi kereta api dengan cara yang menyenangkan,” ujar Cahyo.

Dengan dukungan fasilitas, pelayanan petugas, kemudahan pemesanan tiket, serta kesadaran orang tua dalam mendampingi anak, perjalanan menggunakan kereta api diharapkan semakin menjadi pilihan transportasi keluarga yang nyaman dan ramah bagi seluruh anggota keluarga.