Tebar Manfaat bagi Warga, KAI Terjunkan 27 Tenaga Kesehatan di Kereta Kesehatan hingga Kereta Pustaka

radiovisfm.com – Mendekatkan layanan kesehatan sekaligus membuka akses pengetahuan bagi generasi muda menjadi bagian dari kepedulian PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember kepada masyarakat. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 KAI, perusahaan menghadirkan Rail Clinic dan Rail Library di Stasiun Singojuruh, Banyuwangi, Kamis (22/10), melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Kegiatan ini menghadirkan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis, bantuan kacamata dan kursi roda, penyuluhan kesehatan, fasilitas membaca, serta edukasi keselamatan perjalanan kereta api. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, KAI ingin memberikan manfaat yang tidak hanya dirasakan pada hari pelaksanaan, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat dalam jangka panjang.

Deputy Daop 9 Jember, Dwi Sulistiyono, menyampaikan bahwa kehadiran Rail Clinic merupakan salah satu wujud komitmen KAI untuk terus tumbuh bersama masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar wilayah operasional perkeretaapian.

“Kereta api selama ini menghubungkan masyarakat dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Melalui Rail Clinic dan Rail Library, kami ingin memperluas manfaat kehadiran KAI dengan mendekatkan layanan kesehatan, literasi, dan edukasi keselamatan kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan pengalaman belajar yang bermanfaat bagi anak-anak,” ujar Dwi.

Dalam kegiatan di Stasiun Singojuruh, KAI Daop 9 Jember menargetkan sebanyak 150 masyarakat memperoleh layanan pengobatan gratis. Pelayanan didukung oleh 27 tenaga kesehatan dan personel pendukung yang terdiri atas dua dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn), empat dokter umum, dua dokter gigi, empat bidan, dua apoteker, tujuh perawat, dua tenaga optik, dua pustakawan Rail Library, serta empat analis laboratorium.

Masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gigi, kesehatan ibu dan anak, pemeriksaan mata, pemeriksaan laboratorium sederhana, hingga konsultasi dan penyuluhan kesehatan. Layanan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan dan penerapan pola hidup sehat.

Perhatian khusus juga diberikan kepada anak-anak usia sekolah melalui penyediaan kacamata gratis. Berdasarkan data penerima manfaat yang telah dirinci, sebanyak 67 siswa dari tiga sekolah menerima bantuan kacamata, terdiri atas 18 siswa SDN Singojuruh 01, 10 siswa SDN Singojuruh 02, dan 39 siswa SMPN Singojuruh 01.

Bantuan kacamata ini diharapkan membantu siswa yang membutuhkan agar dapat mengikuti pembelajaran dengan lebih nyaman. Penglihatan yang baik merupakan salah satu faktor pendukung kegiatan belajar, terutama ketika siswa membaca buku, memperhatikan materi di papan tulis, dan mengikuti aktivitas di kelas.

Selain bantuan kacamata, KAI Daop 9 Jember menyediakan empat unit kursi roda bagi masyarakat yang membutuhkan dan kurang mampu. Dukungan tersebut merupakan bagian dari kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Kegiatan Rail Clinic juga dilengkapi penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta edukasi kesehatan gigi bagi 40 siswa. Melalui penyampaian materi yang edukatif, anak-anak diajak membangun kebiasaan menjaga kebersihan diri, merawat gigi, dan menerapkan pola hidup sehat sejak dini.

Tidak hanya kesehatan, aspek literasi turut menjadi perhatian melalui kehadiran Rail Library atau kereta pustaka. Anak-anak dan masyarakat dapat menikmati ratusan koleksi buku bacaan serta memanfaatkan e-Library berupa layar sentuh yang terhubung dengan internet. Fasilitas digital tersebut menyediakan berbagai bahan bacaan dan video edukatif yang dapat memperluas wawasan.

Kehadiran Rail Library memberikan alternatif kegiatan belajar yang menyenangkan di tengah rangkaian pelayanan kesehatan. KAI berharap fasilitas tersebut dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, meningkatkan minat baca, dan mendorong anak-anak untuk terus belajar serta mengembangkan pengetahuan.

Di sisi lain, KAI Daop 9 Jember juga memberikan edukasi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api kepada anak-anak. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya mematuhi aturan keselamatan, menjaga jarak aman dari jalur rel, serta memahami bahwa keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama.

Dwi menambahkan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan manfaat yang lebih menyeluruh, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pembentukan kesadaran terhadap keselamatan.

“Kami ingin kehadiran KAI dirasakan bukan hanya melalui layanan transportasi, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kesehatan dan pendidikan masyarakat. Kami berharap anak-anak semakin gemar membaca, terbiasa menerapkan perilaku hidup sehat, dan memahami pentingnya keselamatan perjalanan kereta api. Sementara bagi masyarakat, kami berharap layanan ini dapat memberikan manfaat nyata dan memperkuat kedekatan dengan KAI,” jelas Dwi.

Melalui kegiatan Rail Clinic dan Rail Library di Stasiun Singojuruh, KAI Daop 9 Jember menegaskan komitmennya untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Sejalan dengan semangat HUT ke-81 KAI, perusahaan berharap program TJSL ini dapat mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sehat, berpengetahuan, dan semakin peduli terhadap keselamatan.