radiovisfm.com – Percepatan sertifikasi aset wakaf yang digerakkan oleh berbagai lembaga mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono.
“Pemkab siap untuk berkolaborasi dan mendukung upaya-upaya percepatan sertifikasi aset wakaf. Sertifikasi tersebut sangat penting untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap aset wakaf,” ujar wabup Mujiono Saat menerima audiensi pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan BanyuPERCEPATAN wangi di Lounge Pemkab Banyuwangi, Wabup Mujiono.
“Apalagi wakaf itu di tempat-tempat strategis, hal ini perlu dilakukan percepatan agar tidak menimbulkan polemik di kemudian hari,” imbuhnya.
Potensi tanah wakaf di Banyuwangi berjumlah puluhan ribu bidang yang tersebar di seluruh Desa/ Kelurahan. Penggunaannya mulai dari fasilitas pendidikan, kesehatan, rumah ibadah, pemakaman, fasilitas umum hingga lahan produktif.
“Sebagaimana pesan ibu Bupati Ipuk Fiestiandani, kami akan mempermudah seluruh proses sertifikasi aset wakaf serta akan menindaklanjuti hingga ke tingkat bawah. Camat sampai ke kepala desa dan lurah untuk mengawalnya,” papar wabup Mujiono.
Sementara itu, Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Banyuwangi Zain Ihsan mengatakan dukungan dari Pemkab Banyuwangi sangat penting khususnya untuk membangun big data aset wakaf se kabupaten berbasis digital.
“Saat ini aset wakaf tersebar di desa dan kelurahan. Kami membutuhkan intervensi dari pemerintah daerah agar desa dan kelurahan mendukung inventarisasi aset-aset wakaf itu,” jelas Zain.
“Di Banyuwangi, aset wakaf yang sudah bersertifikat sebanyak 5613 buah. Ada ribuan bidang lain yang belum tersertifikasi. Selain itu kami juga membutuhkan dukungan untuk inventarisir data wakaf tersebut melalui platform digital. Pemkab Banyuwangi sendiri telah berpengalaman dalam bidang ini,” paparnya.

Leave a Reply