radiovisfm.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember menginformasikan bahwa operasional perjalanan kereta api yang sempat terdampak gangguan akibat banjir di wilayah Daop 4 Semarang kini mulai berangsur pulih. Meskipun masih terdapat kelambatan pada kedatangan beberapa rangkaian, durasinya terus menurun secara signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Ada dua KA di wilayah Daop 9 Jember yang sempat terdampak gangguan operasional ini yaitu KA Pandalungan dan KA Blambangan Ekspres.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan bahwa hari ini, Selasa (20/1), kedatangan KA Pandalungan relasi Gambir – Jember sudah menunjukkan tren positif menuju normal.
“Hari ini, KA Pandalungan tiba di Stasiun Jember pada pukul 10.16 WIB, mengalami kelambatan 76 menit. Jika dibandingkan dengan beberapa hari lalu, keterlambatan ini sudah sangat berkurang dan berangsur menuju jadwal normal seiring dengan kondisi jalur yang semakin membaik,” ujar Cahyo.
Sementara itu, untuk perjalanan KA Blambangan Ekspres baik kedatangan maupun keberangkatan dari Stasiun Ketapang terpantau berjalan tepat waktu (On Time).
Guna memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang, KAI terus melakukan penanganan prasarana secara intensif di titik-titik terdampak. Ratusan personel prasarana dan operasional dikerahkan untuk bekerja selama 24 jam penuh yang terbagi dalam tiga shift.
Upaya perbaikan meliputi pemeriksaan lanjutan kondisi lintasan secara berkala, penguatan struktur jalur agar tetap stabil, pengangkatan dan perapihan track (jalur kereta) dan penyempurnaan sistem drainase untuk mencegah genangan air kembali terulang.
“Kami terus waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Fokus utama kami adalah mempercepat normalisasi jalur sehingga kereta api dapat kembali melintas dengan kecepatan normal tanpa mengesampingkan faktor keamanan,” tambah Cahyo.
*Kebijakan Pembatalan Tiket*
Sebagai bentuk kompensasi dan kemudahan bagi pelanggan, KAI Daop 9 Jember mengingatkan bagi penumpang yang gagal berangkat saat gangguan operasional terjadi pada 18 Januari 2026, masih dapat melakukan pembatalan tiket dengan pengembalian bea 100% (di luar biaya pesan). Proses pembatalan ini dapat dilakukan di loket stasiun yang ditunjuk hingga H+7 dari tanggal keberangkatan.
KAI menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan akibat gangguan alam ini. Penumpang dihimbau untuk terus memantau informasi terkini terkait jadwal perjalanan melalui aplikasi Access by KAI, media sosial resmi @KAI121, contact Center KAI melalui telepon di (021) 121 atau WhatsApp 08111-2111-121 dan stasiun online yang melayani penjualan tiket.
“Kami berterima kasih atas kesabaran para pelanggan. KAI berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan memastikan seluruh perjalanan kereta api kembali normal sepenuhnya dalam waktu dekat,” tutup Cahyo.

Leave a Reply