radiovisfm.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan KA Logawa (249C) relasi Purwokerto – Ketapang atas keterlambatan perjalanan yang terjadi akibat gangguan operasional tertemper truk yang berakibat anjlokan lokomotif di JPL 295 antara Srowot – Klaten.
Gangguan tersebut terjadi pada Kamis (27/8) pukul 01.25 WIB, ketika KA Malabar (68) relasi Bandung – Malang tertemper truk dan menyebabkan anjlokan 2 as 1 bogie di Km 143+3/4 JPL 295 (JJ) jalur hulu antara Srowot – Klaten. Menyikapi kejadian tersebut, KAI segera berkoordinasi dengan tim teknis untuk melakukan penanganan serta menyiapkan Kereta Penolong (NR) dari Depo Lokomotif Yogyakarta guna mendukung proses evakuasi dan normalisasi jalur operasional.
Dampak dari kejadian tersebut menyebabkan KA Logawa (249C) relasi Purwokerto – Ketapang tertahan di emplasemen Stasiun Surabaya Gubeng dikarenakan taktis operasional kereta api, yang datang maupun berangkat dari Stasiun Surabaya Gubeng untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Akibatnya, perjalanan KA Logawa (249C) mengalami keterlambatan kurang lebih 26 menit yang berdampak hingga kedatangan di sejumlah stasiun tujuan di wilayah Daop 9 Jember.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan bahwa pihaknya memahami ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat keterlambatan tersebut.
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar – besarnya kepada seluruh pelanggan KA Logawa atas keterlambatan perjalanan yang terjadi akibat adanya gangguan operasional di wilayah Klaten. KAI terus berupaya melakukan penanganan secara cepat dan terkoordinasi agar perjalanan kereta api dapat kembali berjalan normal dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan,” ujar Cahyo.
Berdasarkan laporan operasional, KA Logawa tiba di Stasiun Jember pada Kamis (27/8) pukul 19.15 WIB dan tiba di Stasiun Ketapang pada pukul 21.45 WIB.
Sementara itu, perjalanan kereta api lainnya, baik keberangkatan maupun kedatangan di wilayah Daop 9 Jember, berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Evakuasi sarana di wilayah terdampak juga telah selesai dilakukan. KAI mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk tetap memantau informasi dan jadwal perjalanan kereta api, khususnya jadwal kedatangan, karena kondisi operasional dapat berubah sewaktu-waktu.
KAI Daop 9 Jember mengapresiasi pengertian dan kesabaran para pelanggan selama proses penanganan gangguan berlangsung. KAI juga terus berkomitmen untuk meningkatkan keandalan operasional serta memastikan perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan aman, selamat, nyaman, dan tepat waktu.
“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dan melakukan evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang. Kami mengucapkan terima kasih atas kesabaran, pengertian, dan kerja sama seluruh pelanggan selama proses penanganan gangguan berlangsung,” tutup Cahyo.
