Dorong Digitalisasi Ekosistem Seni dan Budaya, Kartu Induk Kesenian Banyuwangi Bertransformasi Menjadi KITA Banyuwangi

radiovisfm.com – Inovasi Kartu Induk Kesenian (KIK) Kabupaten Banyuwangi kini hadir dengan wajah dan branding baru menjadi Kartu Induk Kesenian Digital Banyuwangi (KITA Banyuwangi). Perubahan nama dan branding ini menjadi bagian dari upaya memperkuat transformasi digital dalam pendataan, pelayanan, serta pengembangan ekosistem kesenian di Kabupaten Banyuwangi.

KITA Banyuwangi dikembangkan sebagai kartu induk kesenian berbasis digital yang menjadi sarana pendataan dan pengelolaan informasi terkait pelaku, komunitas, kegiatan, serta ekosistem seni dan budaya di Banyuwangi.

Perubahan dari KIK menjadi KITA Banyuwangi tidak hanya sekadar perubahan nama. Rebranding ini mencerminkan pengembangan inovasi agar lebih relevan dengan kebutuhan saat ini, sekaligus memperkuat identitas digital kesenian Banyuwangi.

Melalui platform KITA Banyuwangi, masyarakat dan pelaku seni dapat memperoleh informasi mengenai berbagai kegiatan kesenian dan budaya yang berlangsung di Kabupaten Banyuwangi. Informasi kegiatan juga dilengkapi dengan lokasi dan waktu pelaksanaan sehingga memudahkan masyarakat untuk mengetahui serta mengikuti berbagai agenda seni dan budaya daerah.

Selain itu, KITA Banyuwangi diarahkan menjadi bagian dari ekosistem digital yang mendukung identitas resmi seniman, pemetaan kegiatan seni di seluruh kecamatan, serta penguatan jaringan komunitas seniman daerah.

“Melestarikan warisan budaya lokal melalui teknologi digital untuk generasi mendatang.”

Semangat tersebut menjadi landasan dalam pengembangan KITA Banyuwangi. Digitalisasi diharapkan dapat membuat data kesenian lebih tertata, mudah diperbarui, mudah diakses, serta dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam pengembangan kebijakan dan program di bidang kebudayaan.

Dengan branding baru KITA Banyuwangi – Kartu Induk Kesenian Digital Banyuwangi, inovasi ini diharapkan semakin dikenal dan dimanfaatkan oleh para seniman, komunitas seni, pelaku budaya, pemerintah, serta masyarakat luas.

Transformasi KIK menjadi KITA Banyuwangi sekaligus menegaskan komitmen untuk membangun ekosistem kesenian Banyuwangi yang lebih terdata, terhubung, informatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal yang menjadi identitas Banyuwangi.