Tiga Hari SAR, Tim Belum Temukan Dua Nelayan Tenggelam di Muncar

radiovisfm.com – Tim SAR gabungan terkendala cuaca buruk dalam melakukan pencarian terhadap dua orang nelayan yang tenggelam di Perairan Utara Sembulungan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi saat mencari ikan. Sementara satu orang nelayan lainnya ditemukan meninggal dunia didalam perahu.

Kedua korban tersebut diketahui bernama Pairin (50) warga Desa Bagorejo, Kecamatan Srono, Banyuwangi dan Hary (54) warga Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi.

Ceritanya, pada hari Sabtu siang (24/05/2025), dua korban tersebut bersama DI (70) temannya, berangkat melaut dari Pelabuan Brak, Muncar dengan menumpang Kapal Garden Sumber Wangi menuju Perairan Senggrong untuk mencari ikan.

Keesokan harinya, perahu mereka di hantam ombak besar di perairan utara Sembulungan, Muncar, Banyuwangi. Ketiga nelayan tersebut jatuh ke laut dan berupaya menyelamatkan diri.

Setelah terombang ambing ditengah laut, satu nelayan atas nama DI berhasil menyelamatkan diri dengan naik ke atas perahu. Namun selang beberapa lama, dia meninggal dunia. Sementara dua nelayan lainnya yakni Pairin dan Hary terseret ombak dan hingga kini belum diketemukan.

Beberapa orang nelayan yang sedang melaut melihat adanya kapal gardan Sumber Wangi terombang ambing di tengah laut. Lalu, mereka mendekatinya dan ternyata menemukan korban DI tergeletak didalam perahu dalam kondisi meninggal dunia.

Selanjutnya, jenazah korban di bawa ke Pelabuhan Muncar yang dilanjutkan dilarikan ke Puskesmas setempat guna dilakukan pemeriksaan medis.

“Di hari ketiga pencarian kali ini, tim SAR belum berhasil menemukan kedua nelayan yang tenggelam itu,” kata Koordinator Pos SAR Banyuwangi, Wahyu Setya Budi.

“SAR beberapa kali dihentikan karena terkendala cuaca buruk, yakni gelombang tinggi disertai angin cukup kencang,”ujarnya.

Wahyu menjelaskan, SAR gabungan terbagi dalam 2 regu yang melakukan penyisiran di sekitar lokasi hingga 7 mil ke arah selatan dan ke utara.

“Berdasarkan SOP yang ada, pencarian dilakukan selama 7 hari. Jika kedua korban belum juga ditemukan, maka SAR dihentikan setelah dilakukan koordinasi lebih lanjut,” tutur Wahyu.

Tim SAR gabungan terdiri dari Pos Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, aparat kepolisian Satpolairud Polresta Banyuwangi, aparat TNI AL dari pos AL Muncar, BPBD Banyuwangi bersama petugas Damkarmat, Dinas Kelautan dan Perikanan, KSOP Banyuwangi, Tagana Banyuwangi dan sejumlah relawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.