Tim SAR Gabungan Mendeteksi Keberadaan KMP Tunu Pratama Jaya di Kedalaman 40-60 Meter

radiovisfm.com – Tim SAR gabungan berhasil mendeteksi objek di bawah laut yang diduga kuat sebagai KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di perairan selat Bali. Deputi Operasi SAR dan Kesiapsiagaan Basarnas, Laksamana Muda TNI Ribut Eko Suyatno mengatakan, objek diduga kapal tersebut terdeteksi oleh alat citra sonar dari Dinas Navigasi Kementerian Perhubungan.

“Spesifikasi benda panjang dan lebar. Patut duga itu adalah kapal yang kita dicari,” terang Ribut saat konfrensi pers.

Lokasinya berada 1 sampai 2 mil laut (nautical mile) dari titik lokasi kapal tenggelam. Kedalamannya sekitar 40 – 60 meter di bawah laut.

Namun demikian, tim SAR masih perlu melakukan verifikasi ulang dengan beberapa tahapan lagi. Salah satunya dengan perbantuan KRI Fanildo milik TNI AL yang kini sudah ada di Selat Bali.

“KRI ini dilengkapi peralatan pencarian bawah laut yang lebih canggih,” kata Ribut.

Panglima Koarmada II Laksamana Muda TNI I Gung Putu Alit Jaya menambahkan, KRI Fanildo dilengkapi sistem pemindai bawah air, seperti side scan sonar, multibeam echo sounder, dan magnetometer. 

Kapal tersebut tiba ke titik datum (titik pertama hilangnya kontak) dan langsung menjalankan tugasnya.

“Teknologi yang ada di KRI Fanildo berguna untuk memastikan apakah benda itu adalah kapal yang dicari. Semoga cuaca dan arusnya mendukung sehingga prosesnya bisa berjalan lancar,” ungkap Panglima Koarmada II.

“Tim penyelam juga telah disiapkan untuk mendukung proses pencarian lanjutan di bawah permukaan laut. Sebanyak 22 penyelam telah menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Blambangan, dan 16 orang dinyatakan siap turun ke laut,” paparnya.

Saat ikut dalam konferensi pers, Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono menjelaskan, selain itu, 16 penyelam tambahan dari TNI AL juga akan menjalani pemeriksaan sebelum ikut diterjunkan.

“Pemkab Banyuwangi siap mendukung seluruh upaya pencarian, termasuk kesiapan layanan medis dan logistik untuk mendampingi seluruh proses operasi SAR,” ungkap Wabup Mujiono.

“Pemkab Banyuwangi komitmen hadir dalam penanganan ini, termasuk menyiapkan layanan kesehatan bagi para penyelam dan petugas di lapangan,” terangnya.

Sementara Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana, yang turut hadir dalam rapat koordinasi menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama lintas sektor yang dinilai solid dan efektif.

“Koordinasi yang dilakukan sangat baik. Semoga pencarian ini bisa segera menunjukkan hasil,” ujar Suntana.

Dari total 65 orang di kapal terdiri dari 53 penumpang dan 12 kru, tercatat 30 orang selamat, 8 meninggal dunia, dan 27 orang masih dalam pencarian. 

Leave a Reply

Your email address will not be published.