radiovisfm.com – Sebuah kapal motor nelayan bernama Barokah Nikmat Duyung asal Kecamatan Muncar, Banyuwangi kandas dan tenggelam di perairan Selat Bali dengan membawa 22 orang nelayan.
Seluruh korban berhasil diselamatkan oleh perahu nelayan yang melintas dilokasi dan upaya pertolongan berlangsung dramatis karena ombak cukup tinggi. Kapal tersebut milik Samsul warga Kecamatan Muncar, Banyuwangi.
Kanit Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Muncar, Bripka Wayan Wedhana menjelaskan, seluruh penumpang kapal berjumlah 22 orang dan berhasil selamat. Wayan mengatakan total ada 21 anak buah kapal ditambah 1 kapten kapal.
“Seluruh awak kapal nelayan itu merupakan warga dari berbagai dukuh di Kecamatan Muncar,” kata Wayan.
Dinahkodai oleh Samsul Arifin, warga Dusun Kalimati, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi. Mereka berhasil selamat usai menceburkan diri ke laut lalu dievakuasi oleh nelayan dari 2 kapal lain yang melaut dekat kapal nahas tersebut. Kedua kapal tersebut bernama KM Sanjaya dan KM Gading.
“Kapal yang ditumpangi para korban itu berangkat dari dermaga Pelabuhan Kalimoro Pantai Muncar, Banyuwangi menuju perairan Pasir Putih Karang Ente yang berada di kawasan Selat Bali untuk mencari ikan. Saat mencari ikan itulah, kapal yang ditumpangi mereka kandas diduga akibat menabrak potongan kayu. Menyebabkan lambung kapal bocor lalu tenggelam,” papar Wayan.
Wayan menegaskan bahwa kapal sedianya akan mengarungi lautan untuk mencari ikan di perairan Selat Bali. Akan tetapi kandas sebelum sampai ke tujuan. “Saat ini, posisi kapal tenggelam di perairan Selat Bali,” ujarnya.
Wayan menambahkan, kini, seluruh awak kapal sudah kembali ke rumah masing-masing usai dievakuasi. Setelah sebelumnya dibawa ke Pelabuhan Muncar selepas diangkut menggunakan kapal nelayan lain.
“Berdasarkan pengakuan pemilik kapal, dari peristiwa ini kerugian yang dialaminya mencapai 400 juta rupiah,” pungkas Wayan.

Leave a Reply