radiovisfm.com – Menjelang masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember melakukan langkah antisipatif guna menjamin kelancaran operasional perjalanan kereta api. Sebagai bentuk kesiapan, KAI Daop 9 Jember menyiagakan armada sarana cadangan yang ditempatkan di dua stasiun strategis, yakni Stasiun Jember dan Stasiun Ketapang.
Langkah ini diambil untuk memastikan keandalan layanan dan meminimalisir potensi keterlambatan apabila terjadi kendala teknis pada sarana yang sedang berdinas selama masa puncak liburan akhir tahun ini.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menegaskan bahwa keselamatan dan ketepatan waktu (On Time Performance) menjadi prioritas utama perusahaan dalam melayani pelanggan pada masa Nataru 2025/2026.
“Kami menyadari mobilitas masyarakat akan meningkat pada masa libur Natal dan Tahun Baru kali ini. Untuk itu, KAI Daop 9 Jember tidak hanya memastikan sarana utama dalam kondisi prima, tetapi juga menyiagakan sarana cadangan di titik-titik krusial agar operasional perjalanan kereta api tetap lancar tanpa gangguan berarti,” ujar Cahyo.
Secara rinci, Cahyo menjelaskan komposisi armada cadangan yang telah disiapkan di dua lokasi tersebut:
1. Di Stasiun Jember, disiagakan:
o 1 Unit Lokomotif
o 1 Unit Kereta Eksekutif
o 1 Unit Kereta Ekonomi New Generation
2. Di Stasiun Ketapang, disiagakan:
o 1 Unit Lokomotif
o 1 Unit Kereta Eksekutif
o 1 Unit Kereta Ekonomi New Generation
o 1 Unit Kereta Ekonomi (standar)
o 1 Unit Kereta Makan Eksekutif (M1)
Seluruh sarana cadangan tersebut dalam kondisi siap operasi (standby) dan dapat dikerahkan sewaktu-waktu jika dibutuhkan penggantian sarana secara cepat. Penempatan Kereta Ekonomi New Generation sebagai armada cadangan juga menunjukkan komitmen KAI untuk tetap memberikan standar kenyamanan terkini, meskipun dalam kondisi darurat atau penggantian rangkaian.
Selain penyiapan armada cadangan, seluruh lokomotif dan kereta di wilayah Daop 9 Jember telah melalui proses perawatan rutin dan pemeriksaan kelaikan (Ramp Check) yang ketat di Depo Lokomotif maupun Depo Kereta. Pemeriksaan meliputi sistem pengereman, kelistrikan, alat perangkai, hingga fasilitas interior penumpang.
“Dengan persiapan sarana yang matang serta ketersediaan unit cadangan yang memadai di Jember dan Ketapang, kami berharap masa Angkutan Nataru 2025/2026 dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan,” tutup Cahyo.


Leave a Reply