radiovisfm.com – Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang pendaki yang tersesat di kawah Ijen dengan menggunakan metode explore SAR (ESAR) tipe 1.
Operasi SAR hari kedua di atas puncak gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso ini pun resmi ditutup.
Di hari Kamis (19/02/2026), Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing dan membagi dua SRU. SRU 1 melakukan penyisiran dari Pos Paltuding menuju puncak sejauh 3,6 kilometer dengan metode Explore SAR (ESAR) tipe 1, sementara SRU 2 melakukan pencarian di sekitar Lokasi Kejadian Perkara menggunakan pola ESAR tipe 2 open grid dengan luas area satu kilometer persegi.
Dalam kondisi cuaca mendung hingga hujan ringan, upaya pencarian terus dimaksimalkan dengan dukungan drone thermal dan peralatan jungle rescue.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa menyampaikan bahwa pada Kamis petang, korban atas nama Muhammad Dzikri Maulana (16), warga Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi berhasil ditemukan dalam keadaan selamat namun lemas di area tebing dengan radial 6,7° dan jarak sekitar 890 meter dari Lokasi Kejadian Perkara.
Tim SAR Gabungan segera melakukan evakuasi secara vertical rescue dan korban berhasil dibawa turun menuju Pos Paltuding. Selanjutnya korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju Puskesmas Licin untuk mendapatkan perawatan medis.
Operasi melibatkan berbagai unsur di antaranya Tim Rescue dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, TNI-Polri, BKSDA, BPBD, relawan, unsur mapala, pelaku wisata, perangkat desa, hingga keluarga korban.
“Kami mengapresiasi atas sinergi seluruh unsur SAR gabungan sehingga korban dapat ditemukan dengan selamat dalam keadaan hidup,” ungkap Oka Astawa.
“Kami berterima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat atas dedikasi dan kerja sama yang solid dalam operasi kemanusiaan ini,” imbuhnya.
Pihaknya juga mengimbau kepada para pendaki agar selalu mematuhi prosedur keselamatan, tidak terpisah dari rombongan, serta memperhatikan kondisi cuaca saat melakukan pendakian.
Sebelumnya pada Rabu (18/02/2026) kemarin sekira pukul 02.00 WIB, korban berangkat mendaki bersama empat rekannya. Saat tiba di puncak Kawah Ijen, korban terpisah dari rombongan.
Pihak keluarga bersama warga dan tim terkait telah melakukan pencarian awal di sekitar lokasi.


Leave a Reply