KLM Pantes Terbalik Dihantam Ombak di Perairan Paseban, Tiga Nelayan Masih Dalam Pencarian

radiovisfm.com – Kapal nelayan KLM Pantes terbalik akibat dihantam ombak saat perjalanan pulang mencari ikan di Perairan Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.

Dua orang ditemukan selamat dan meninggal dunia, sementara 3 korban lainnya masih dalam pencarian.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi menerima laporan kejadian kecelakaan kapal nelayan Rabu (19/8) dan langsung ditindaklanjuti oleh tim SAR.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, S.H., M.Si., menjelaskan bahwa KLM Pantes berangkat dari Pelabuhan Perikanan Puger pada Selasa (18/8) pukul 13.00 WIB menuju Perairan Meleman untuk melakukan aktivitas penangkapan ikan dengan membawa lima orang nelayan. Setelah selesai mencari ikan dan hendak kembali ke daratan, kapal mengalami kecelakaan di sekitar Perairan Paseban pada Rabu (19/8) pukul 02.00 WIB.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, saat perjalanan pulang kapal terlalu mendekati tepi perairan dan dihantam ombak dari sisi kanan. Benturan tersebut mengakibatkan lambung kanan kapal bocor hingga akhirnya kapal terbalik. Dari lima orang yang berada di atas kapal, satu orang ditemukan selamat, satu orang ditemukan meninggal dunia, dan tiga orang lainnya masih dalam pencarian,” ujar I Made Oka Astawa.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Jember diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 16.31 WIB menggunakan Rescue Car Type II dengan membawa peralatan perahu karet, water rescue, peralatan medis, dan perangkat komunikasi. Operasi pencarian dilakukan bersama unsur SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Jember, BPBD Kabupaten Lumajang, Polsek Kencong, Koramil Kencong, Bensaromben, Siluman Rescue, serta nelayan setempat.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi terus melakukan koordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan untuk mempercepat proses pencarian terhadap tiga nelayan yang masih dinyatakan hilang, yakni Mujai (58), Moh. Sholihin (34), dan Samsul (45), warga Desa Mojosari, Kecamatan Puger.

Sementara, dua korban yang ditemukan adalah Samino (65) warga Desa Bagon, Kecamatan Puger, Jember dalam kondisi selamat. Sedangkan satu korban lainnya ditemukan meninggal dunia, yakni Sahwiyanto (46) ketiganya warga Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, Jember.

Sementara dua korban yang ditemukan selamat adalah Samino (65) warga Desa Bagon, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember dalam kondisi selamat. Sedangkan satu korban lainnya ditemukan meninggal dunia yakni Sahwiyanto (46) warga Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.

“Kami akan mengoptimalkan upaya pencarian sesuai prosedur operasi SAR dengan memperhatikan keselamatan seluruh personel di lapangan. Semoga ketiga korban segera ditemukan,” tutup I Made Oka Astawa.