radiovisfm.com – PT ASDP Indonesia Ferry membongkar dermaga ponton di Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk Bali ditingkatkan menjadi dermaga Movable Bridge (MB) berkapasitas 50 ton.
Proyek modernisasi ini bertujuan untuk mempercepat proses bongkar muat kapal dan ditargetkan selesai pada Maret 2027.
General Manager ASDP Ketapang Arief Eko Kurniansjah mengatakan, proses perbaikan MB di kedua pelabuhan hingga kini masih terus berlangsung. Pihaknya menargetkan untuk dermaga MB di Pelabuhan Gilimanuk Bali sudah bisa dipakai saat libur Natal dan Tahun Baru mendatang.
“Meski tengah dilakukan perbaikan di Pelabuhan Ketapang, namun tidak sampai mengganggu operasional penyeberangan bahkan pada libur Natal dan Tahun Baru mendatang, karena masih ada 3 dermaga MB lainnya,” ujar Arief.
Sementara selama ini, dermaga ponton yang dirubah menjadi MB tersebut memang tidak dioperasikan setiap hari. Hanya dioperasikan saat situasional saja untuk penyeberangan kendaraan roda 2 ketika kondisi di pelabuhan sangat padat.
“Namun di Pelabuhan Gilimanuk saja yang kami usahakan bisa selesai dan dioperasikan saat libur Natal dan Tahun Baru mendatang,” tuturnya.
Arief menjelaskan, tahun ini perbaikan dermaga di Pelabuhan Ketapang hanya dilakukan 1 unit saja. Ke depan akan dilakukan perbaikan secara bertahap hingga 3 tahun mendatang.
“Yang pasti, setiap tahun ada kegiatan perbaikan mengingat di Pelabuhan Ketapang ada 4 dermaga MB,” kata Arief.
Menurut Arief, perubahan dermaga ponton menjadi dermaga MB ini adalah untuk memperlancar arus penyeberangan kendaraan di lintas Jawa-Bali, meningkatkan aspek keamanan serta kecepatan bongkar muat kapal penyeberangan juga menggantikan teknologi lama agar setara dengan standar dermaga modern lainnya.
“Anggaran dari perbaikan dermaga ini sudah dianggarkan sebelumnya oleh ASDP pusat untuk peningkatan kapasitas tahun ini. Sekaligus lelangnya dilakukan di Jakarta. Apabila sudah selesai perbaikan, maka akan ada 4 dermaga MB di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi,” pungkas Arief.
