Kerangka Manusia Tanpa Kepala Ditemukan di Pantai Mustika Banyuwangi

radiovisfm.com – Warga menemukan kerangka yang diduga merupakan kerangka manusia tanpa kepala di kawasan Pantai Mustika, Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Kerangka tersebut dievakuasi polisi bersama warga untuk dibawa ke RSUD Blambangan guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kanit Reskrim Polsek Pesanggaran Aiptu Heru Prasetyo mengatakan, pihaknya menerima laporan masyarakat terkait penemuan kerangka tersebut pada Rabu (14/10/2026) malam. Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.

“Kami menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya penemuan kerangka yang diduga kerangka manusia di kawasan Pantai Mustika. Setelah menerima laporan tersebut, anggota langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi di tempat kejadian perkara,” kata Heru, saat dikonfirmasi, Kamis (15/10/2026).

Menurut Heru, laporan awal diterima petugas SPKT sekitar pukul 19.30 WIB. Setibanya di lokasi, polisi mendapati kerangka berada di kawasan pesisir pantai.

“Dari pengecekan awal di lokasi, kerangka tersebut ditemukan dalam kondisi tanpa kepala. Posisinya membujur dari arah barat ke timur, dengan jarak kurang lebih lima meter di sebelah selatan bibir pantai,” terangnya.

Heru menyebutkan, kondisi kerangka yang ditemukan belum memungkinkan petugas untuk memastikan identitas orang tersebut. Karena itu, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak medis untuk membantu proses identifikasi.

“Kami belum bisa memastikan identitas kerangka tersebut. Untuk mengetahui siapa orang yang bersangkutan, masih diperlukan pemeriksaan lebih lanjut melalui proses identifikasi,” ujarnya.

Proses evakuasi dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat. Langkah tersebut diputuskan setelah petugas mempertimbangkan kondisi air laut yang mulai pasang di sekitar lokasi penemuan.

“Pada saat anggota berada di lokasi, kondisi ombak sudah mulai pasang. Kami khawatir kerangka tersebut terseret air laut apabila tidak segera dievakuasi. Karena itu, bersama masyarakat, kami melakukan evakuasi dan memasukkannya ke dalam kantong jenazah,” jelas Heru.

Setelah berhasil dievakuasi, kerangka tersebut dibawa ke RSUD Blambangan, Banyuwangi, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan diharapkan dapat membantu mengungkap identitas serta kondisi kerangka yang ditemukan.

“Untuk penanganan selanjutnya, kerangka kami bawa ke RSUD Blambangan agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kami menunggu hasil pemeriksaan dari pihak rumah sakit untuk mengetahui perkembangan proses identifikasinya,” tambahnya.

Heru menegaskan, pihaknya masih melakukan penanganan awal atas temuan tersebut. Polisi juga mencatat keterangan dua warga yang menjadi saksi dalam peristiwa itu untuk mendukung proses penyelidikan.

“Kami masih mengumpulkan informasi yang diperlukan terkait penemuan ini. Untuk sementara, identitas maupun penyebab kematian belum dapat dipastikan dan harus menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.

Hingga kini, identitas kerangka tersebut belum diketahui. Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila memiliki informasi yang relevan untuk membantu proses identifikasi.