radiovisfm.com – Setelah melakukan pencarian selama 3 hari, tim SAR gabungan berhasil menemukan jenazah bocah laki-laki berusia 9 tahun usai dilaporkan hilang saat mandi di sungai bersama teman-temannya.
Korban bernama Mohammad Dafin Falendro Alvaro (9) tercatat sebagai warga Dusun Setembel RT 03 RW 01 Desa Gambiran, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi.
Ceritanya, korban yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar tersebut berpamitan kepada orang tuanya untuk mandi di sungai di kawasan Dusun Lidah, Desa Gambiran, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi bersama teman-temannya pada hari Sabtu (2/8/2025) sekira pukul 13.00 WIB.
Namun hingga pukul 17.00 WIB, korban belum juga pulang ke rumahnya. Otomatis, orang tuanya pun kebingungan dan mereka meminta bantuan warga sekitar untuk mencari korban dengan menyisir di sepanjang bantaran sungai.
Hingga malam hari, korban tidak juga ditemukan. Selanjutnya, keluarga dibantu warga melapor ke pihak kepolisian setempat yang dilanjutkan ke Pos SAR Banyuwangi.
Koordinator Pos SAR Banyuwangi, Wahyu Setia Budi mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari warga pada Sabtu malam sekira pukul 21.00 WIB. Lalu, di hari Minggu (3/8/2025), tim SAR gabungan mulai melakukan pencarian korban dengan melibatkan anggota pos SAR Banyuwangi, aparat kepolisian Polsek Gambiran dan Polairud Banyuwangi, aparat Koramil serta BPBD, Damkar, Tagana bersama perangkat desa setempat dan relawan.
Penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet disepanjang bantaran sungai.
“Upaya pencarian tim SAR gabungan mengalami berbagai kendala. Diantaranya, kultur sungai yang terlalu curam. Termasuk kondisi pinggir sungai yang cukup padas ditambah arus sungai yang cukup deras,” terang Wahyu.
“Di hari ketiga pencarian, Selasa (5/8/2025), tim SAR telah melakukan penyisiran hingga radius 14 Kilometer dari lokasi kejadian. Setelah mendapat laporan dari warga mengenai penemuan sesosok jenazah anak kecil, tim pun berbalik arah menuju ke lokasi,” paparnya.
Disampaikan Wahyu, setelah dilakukan pemeriksaan luar, ternyata memang benar jenazah tersebut adalah korban yang tengah dilakukan pencarian.
“Lokasi penemuan jenazah korban berjarak sekitar 1,7 Kilometer dari lokasi kejadian. Selanjutnya, jenazah korban kami evakuasi ke rumah duka dan atas permintaan keluarga tidak berkenan dilakukan otopsi,” kata Wahyu.
Dengan ditemukannya jenazah korban, maka operasi SAR secara resmi ditutup. Dan seluruh tim kembali kesatuannya masing-masing.

Leave a Reply