Dirawat 3 Hari, Suami Pembakar Istri Akhirnya Meninggal Dunia

radiovisfm.com – Seorang suami di Banyuwangi yang tega membakar istrinya dikabarkan meninggal dunia setelah mendapat perawatan medis selama 3 hari akibat mengalami luka bakar hingga 85 persen. Sementara istrinya mengalami luka bakar 100 persen dan meninggal dunia hanya selang beberapa lama dianiaya pelaku.

Terduga pelaku diketahui bernama Sularni 63 tahun. Sementara korban yang merupakan istrinya bernama Nur Khasanah, 56 tahun. Peristiwa tragis ini terjadi didalam rumah mereka di kawasan Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi.

Setelah membakar istrinya menggunakan bensin, pelaku juga membakar dirinya. Kedua korban kemudian dilarikan ke RSUD Genteng Banyuwangi untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan keterangan dokter, korban mengalami luka bakar hingga 100 persen, sementara pelaku sekitar 85 persen. Namun setelah dilakukan penanganan medis, korban meninggal dunia.

“Kami sudah semaksimal mungkin lakukan perawatan terhadap kedua pasien tersebut. Namun rupanya, takdir berkata lain,” kata Dokter jaga Instalasi Gawat Darurat RSUD Genteng Banyuwangi, Aditya Surya.

Menurut Aditya, korban Nur Khasanah meninggal dunia setelah mendapat perawatan medis selama 19 jam karena luka bakar pada tubuhnya cukup parah mencapai 100 persen.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi mengatakan peristiwa bermula ketika pasangan suami istri itu cekcok. Pemicunya diduga masalah ekonomi keluarga.

Puncaknya sekitar pukul 23.50 Wib ketika Korban hendak melaksanakan salat Isya’. Sularni tiba-tiba menyiramkan bensin ke badan korban lalu menyulutnya dengan api.

“Korban yang terbakar langsung berlari keluar rumah sambil meminta pertolongan warga,” terang Kompol Lanang.

Teriakan itu didengar warga. Dengan cepat warga yang berada di sekitar lokasi segera membantu memadamkan api menggunakan air. Setelah api di tubuh korban berhasil dipadamkan, warga melihat masih ada api di kamar. Warga masuk ke rumah mencoba memadamkan api. Disana terbaring terduga pelaku yang juga masih dalam keadaan terbakar.

“Diduga pelaku juga mencoba membakar dirinya sendiri menggunakan sisa bensin yang ada,” tutur Kasat Reskrim.

Kedua korban kemudian dilarikan ke RSUD Genteng Banyuwangi untuk mendapatkan penanganan medis.

“Kami terus melakukan pengembangan penyidikan dengan memintai keterangan beberapa tetangga korban. Tercatat sudah ada 4 orang saksi dimintai keterangan, yang dua diantaranya adalah anak korban,” paparnya.

Kasat Reskrim mengurai, rumah tangga pasutri ini sudah tidak harmonis. Keduanya sering bertengkar serta sudah sempat mengajukan penceraian dari bulan Maret. Namun hingga kini masih belum ada putusan dari Pengadilan Agama Kabupaten Banyuwangi.