Operasi SAR Hari Kedua, Tim SAR Gabungan Temukan Satu Korban Meninggal Kecelakaan Perahu Nelayan di Grajagan

radiovisfm.com – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua pelaksanaan Operasi SAR kecelakaan perahu nelayan yang terbalik di perairan Pantai Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi.

Operasi pencarian diawali dengan briefing pada pukul 07.00 WIB, kemudian tim dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 melaksanakan pencarian visual di atas permukaan laut menggunakan Rubber Boat Basarnas dan perahu nelayan, sedangkan SRU 2 melakukan penyisiran visual di sepanjang Pantai Grajagan.

Pada pukul 13.40 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban atas nama Sutris (34), warga DusunTegalsari, Desa Purwoasri Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan pada koordinat 8°36’0.768″ LS dan 114°13’30.49″ BT, sekitar 0,43 nautical mile dari lokasi kejadian dengan heading 326,89°.

Selanjutnya korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Hingga saat ini, dari total dua korban dalam kecelakaan tersebut, satu korban telah ditemukan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian. Tim SAR Gabungan akan melanjutkan operasi pencarian dengan memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan seluruh personel di lapangan.

Komandan Tim Operasi SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, Andi Irawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Pada hari kedua operasi, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya operasi pencarian akan terus dilaksanakan untuk menemukan satu korban lainnya dengan mengoptimalkan seluruh potensi SAR yang ada, tentunya dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat nelayan yang telah bersinergi dalam upaya pencarian ini,” ujar Andi.

Operasi SAR melibatkan personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, Pos TNI AL Grajagan, Koramil Purwoharjo, Polsek Purwoharjo, Polairud Polresta Banyuwangi, Ditpolairud Polda Jawa Timur, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Banyuwangi, Dinas Perikanan Grajagan, BPBD Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Desa Grajagan, serta para nelayan setempat.

Selama pelaksanaan operasi, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah dengan tinggi gelombang berkisar 0,5–1 meter dan kecepatan angin 7–9 km/jam, sehingga kegiatan pencarian dapat berlangsung dengan aman dan optimal.