radiovisfm.com – Gelaran Kebumen Fest 2026 resmi dibuka dengan meriah di kawasan Alun-Alun Pancasila Kebumen, Jawa Tengah, menyuguhkan perpaduan spektakuler antara karnaval budaya dan panggung seni yang memikat ribuan pasang mata.
Mengusung tema “The Rising Culture of Bumitirta Prajamukti”, festival ini merefleksikan identitas Kebumen sebagai daerah yang kaya akan akar tradisi, potensi kreativitas, serta ketangguhan masyarakat yang terus tumbuh dan berdaya.
Rangkaian acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai 21 – 23 Agustus 2026, menghadirkan berbagai atraksi seni dari berbagai daerah di nusantara yang memperkaya khazanah kebudayaan lokal.
Salah satu penampilan yang menyita perhatian publik adalah keikutsertaan delegasi seni asal Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, yang tampil memukau di hadapan masyarakat Kebumen.
Kolaborasi dua kelompok seni terkemuka, yakni Barong Cokro Suryo dan Surya Kencana, menghadirkan atmosfer magis lewat tampilan 2 Barong Kumbo, Barong Bali, Leak Bali, serta penari pendukung seperti Gambuh.
Sosok Barong Kumbo yang gagah dan berukuran masif melintasi rute parade sontak membuat penonton terpukau, hingga tak sedikit warga yang antusias mengabadikan momen langka tersebut menggunakan kamera ponsel.
Ketua grup Barong Cokro Suryo, Edo Maulana Firdani, mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas undangan kehormatan untuk tampil memeriahkan Kebumen Fest 2026.
“Kegiatan ini diundang langsung dan kita membawakan beberapa kebudayaan Banyuwangi. Antusias penonton di sana sangat tinggi. Mereka sangat suka sekali dengan tampilan kami,” ungkap Edo usai penampilan timnya.
Edo menceritakan bahwa komunikasi dengan panitia penyelenggara terjalin cukup singkat pada H-7 sebelum acara, namun timnya langsung sigap mempersiapkan segala kebutuhan teknis.
“Kami menerima undangan tersebut seminggu lalu dan kami pastikan untuk segala kebutuhan akomodasi beres. Lalu kita bersama rombongan sebanyak 13 orang perform di Kebumen. Kami berharap kebudayaan dan kesenian di Banyuwangi bisa tembus kancah Nasional dan Internasional,” lanjut Edo.
Kemeriahan pembukaan festival pada Sabtu (22/8/2026) diawali dengan parade malam bertajuk *Night Street Carnival* yang menyedot antusiasme luar biasa dari warga yang memadati sepanjang jalur pertunjukan.
Parade kostum dan atraksi seni tersebut menempuh rute dari kawasan Tugu Lawet menuju Alun-Alun Pancasila, dengan panggung kehormatan penyambutan kontingen dipusatkan tepat di depan SMPN 5 Kebumen.
Iring-iringan karnaval dibuka secara apik oleh penampilan energik marching band MTsN 7 Kebumen sebelum disusul oleh deretan kontingen kesenian dari berbagai kabupaten dan kota.
Sebanyak 18 kontingen dari berbagai penjuru tanah air turut unjuk kebolehan, meliputi delegasi dari Wonosobo, Solo, Semarang, Jember, Magelang, Bali, Banyuwangi, hingga Sampang, Madura.
Pembukaan Kebumen Fest 2026 kian istimewa berkat kehadiran jajaran pejabat tinggi negara dan daerah, mulai dari Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat (Rerie), anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini, Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama Mohammad Yahya Fuad, Wakil Bupati Zaeni Miftah, Forkopimda, DPRD.
