KSOP Tanjungwangi Pastikan KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali

radiovisfm.com – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungwangi memastikan 99,9 persen kapal KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di perairan Selat Bali karena selama 3 jam hilang kini tidak ditemukan keberadaan kapal usai dikabarkan hilang kontak.

Berdasarkan manifest yang ada, KMP Tunu Pratama Jaya membawa 53 orang penumpang, 12 kru kapal dan 22 unit kendaraan bermotor berangkat dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk Bali pada Rabu malam (02/07/2025) pukul 23.16 WIB. Saat itu, terdengar informasi di channel 17 untuk KMP. Tunu Pratama Jaya meminta tolong dan mengalami kebocoran mesin kapal.

Selanjutnya pukul 23.19 WIB, KMP. Tunu Pratama Jaya mengalami Black Out.

Kepala KSOP Tanjungwangi, Capt. Purgana mengatakan, waktunya cukup cepat, sekitar 20 menit setelah ada permintaan pertolongan dari ABK, KMP Tunu Pratama jaya dinyatakan hilang kontak.

“Sebanyak 9 kapal melakukan upaya pencarian yakni 2 unit kapal Basarnas, 2 kapal KSOP, 2 kapal TNI AL bersama 1 unit kapal Polairud dan 2 kapal milik perusahaan pelayaran, KMP Tunu Pratama Jaya 3888 dan KMP Tunu Pratama Jaya 5888,” papar Purgana.

Purgana menyebut, hingga kini masih belum ada kabar keberadaan KMP Tunu Pratama Jaya maupun adanya ditemukan penumpang kapal.

“Kami pastikan 99,9 persen kapal tersebut tenggelam karena 3 jam setelah ada kabar hilang kontak, sampai sekarang belum diketahui keberadaan KMP Tunu Pratama Jaya. Saat kejadian, BMKG memprediksi kecepatan angin di kawasan perairan Selat Bali mencapai 10 Knot atau 20 km perjam. Diduga kapal terbalik dan terseret ke arah selatan,” ujarnya.

Purgana menjelaskan, KSOP bersama ASDP dan polri beserta TNI AL telah mendirikan posko pengaduan di area Pelabuhan ASDP Ketapang untuk menginformasikan seluruh perkembangan kecelakaan laut KMP Tunu Pratama Jaya. Termasuk bisa dimanfaatkan oleh para keluarga penumpang kapal untuk mengetahui informasi terkini.

Meski terjadi kecelakaan laut, namun jalur penyeberangan Ketapang-Gilimanuk masih dibuka dan tidak dilakukan penutupan. Sementara, di Pelabuhan Ketapang sendiri terjadi antrian panjang kendaraan bermotor menunggu antrian diseberangkan ke Pelabuhan Gilimanuk Bali seiring dengan terus meningkatnya volume penumpang kapal.

Para keluarga penumpang KMP Tunu Pratama Jaya mulai berdatangan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi untuk menunggu perkembangan informasi mengenai keberadaan kerabat mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published.