radiovisfm.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember memperluas inisiatif kesiapsiagaan menghadapi Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Unit Kesehatan Daop 9 Jember menggelar rangkaian refreshing pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) dan simulasi penggunaan alat Automated External Defibrillator (AED) secara bertahap di tiga stasiun utama.
Pelatihan ini bertujuan memastikan seluruh personel garis depan (frontliner) memiliki kompetensi medis dasar yang cepat dan tepat dalam merespons kondisi darurat kesehatan penumpang.
Rangkaian pelatihan intensif ini dilaksanakan pada tanggal berbeda di tiga stasiun strategis di wilayah Daop 9 Jember, dengan total peserta mencapai 56 orang:
– Stasiun Jember: Senin, 15 Desember 2025, diikuti oleh 30 orang peserta.
– Stasiun Probolinggo: Selasa, 16 Desember 2025, diikuti oleh 11 orang peserta.
– Stasiun Ketapang: Jumat, 19 Desember 2025, diikuti oleh 15 orang peserta.
Peserta pelatihan mencakup seluruh frontliner stasiun, mulai dari Kepala Stasiun (KS), PPKA (Pengatur Perjalanan Kereta Api), Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), Security, petugas loket, announcer,On Station Cleaning (OSC), serta perwakilan dari UPT Kondektur dan UPT PUK (Pengawas Urusan Kereta).
Materi pelatihan P3K hingga penguasaan pengoperasian AED disampaikan langsung oleh tenaga ahli, dr. Yoka Bisma Yuda Prana dari Unit Kesehatan Daop 9 Jember.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menegaskan bahwa perluasan pelatihan ke tiga stasiun ini menunjukkan keseriusan Daop 9 dalam memprioritaskan keselamatan penumpang.
“Dengan total 56 personel yang tersebar di Stasiun Jember, Probolinggo, dan Ketapang mendapatkan refreshing P3K dan AED, ini berarti kami memperkuat jaring pengaman kesehatan di titik-titik kepadatan penumpang tertinggi,” ujar Cahyo Widiantoro.
“Kemampuan yang diajarkan oleh dr. Yoka sangat krusial, terutama pengoperasian AED yang bisa menjadi pembeda antara hidup dan mati dalam kasus henti jantung mendadak. Ini adalah standar layanan prima yang kami siapkan untuk Nataru 2025/2026.” pungkas Cahyo.
PT KAI Daop 9 Jember juga menghimbau kepada seluruh calon penumpang untuk turut menjaga kesehatan dan keselamatan selama perjalanan, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan perjalanan yang aman.
– *Persiapan Kesehatan:* Pastikan kondisi tubuh prima sebelum berangkat. Jika merasa kurang sehat, segera tunda perjalanan atau konsultasikan dengan petugas kesehatan.
– *Waspada Barang Bawaan:* Jaga barang bawaan pribadi, jangan ragu meminta bantuan petugas jika memerlukan penanganan barang.
– *Laporkan Kondisi Darurat:* Jika melihat atau mengalami kondisi darurat kesehatan, segera laporkan kepada petugas stasiun atau kondektur yang bertugas. Petugas yang telah terlatih siap memberikan pertolongan pertama secepatnya.
Dengan sinergi antara kesiapan petugas, ketersediaan fasilitas penunjang seperti AED, dan peran aktif penumpang, PT KAI Daop 9 Jember optimis dapat mewujudkan Angkutan Nataru 2025/2026 yang aman, lancar, dan berkesan.

Leave a Reply