Rumah Warga di Wongsorejo Ludes Terbakar, Kerugian Mencapai 400 Juta

radiovisfm.com – Sebanyak 4 unit mobil pemadam berjibaku bersama puluhan petugas dan warga memadamkan api yang membakar rumah beserta seluruh isinya milik seorang warga di kawasan Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo Banyuwangi dengan kerugian mencapai 400 juta rupiah.

Rumah tersebut milik Luqman Fathoni (58). Saat kejadian, korban bersama satu orang anaknya mendampingi istrinya yang dalam kondisi sakit di rumah mertua. Sementara satu anak lainnya, M Fardany Kawakibi tidur seorang diri di rumahnya saat terjadi kebakaran.

Menurut keterangan saksi, dirinya sedang tertidur lalu terbangun setelah mendengar suara percikan api serta suara gaduh warga didepan rumah. Ia pun keluar rumah dan melihat garasinya terbakar.

Mendapati kondisi ini, saksi bersama warga sekitar berupaya melakukan pemadaman awal mengunakan selang air ke area garasi. Namun karena api tidak dapat dikendalikan dan semakin membesar, saksi pun menghubungi Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi untuk meminta bantuan.

 Humas Damkarmat Banyuwangi, Khadafi menjelaskan,

“Setelah dapat laporan warga, sebanyak 4 unit mobil pemadam kebakaran beserta 11 orang petugas turun ke lokasi untuk memadamkan si jago merah,” ujar Humas Damkarmat Banyuwangi, Khadafi.

Upaya pemadaman berlangsung cukup lama karena api semakin membesar dan menghanguskan seluruh isi di dalam rumah tanpa sisa.

Khadafi menyampaikan bahwa, berdasarkan hasil investigasi awal, titik api diduga berasal dari arus pendek listrik pada baterai litium sepeda motor listrik yang memicu fenomena reaksi berantai pelepasan panas di daerah garasi.

“Api kemudian membesar dan menyambar 3 unit sepeda motor berbahan bakar minyak lainnya. Yang selanjutnya merembet ke bagian atap bangunan dan menjalar ke area lainnya,” terang Khadafi.

“Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian mencapai 400 juta rupiah,” imbuhnya.

Lebih lanjut Khadafi mengatakan, petugas melakukan penyemprotan pada api dibeberapa bagian untuk memutus rantai api agar tidak menjalar ke bangunan lainnya. Sedangkan petugas lainnya focus pemadaman di bagian garasi, ruang tengah dan ruang dapur.

“Setelah api utama padam, petugas melakukan pendinginan menyeluruh untuk memastikan tak ada lagi bara api yang tersembunyi guna mencegah terjadinya penyalaan ulang,” pungkas Khadafi.