radiovisfm.com – Hingga masa pendaftaran ditutup, peserta yang akan mengikuti Banyuwangi BMX Supercross, satu-satunya balap sepeda BMX di Indonesia yang masuk kalender resmi Union Cycliste Internationale (UCI) atau Federasi Balap Sepeda Dunia yang digelar 27-28 Juni 2026 mendatang mencapai 647 peserta melebihi dari kuota yang ditargetkan sebanyak 250 peserta.
Di round pertama pada 27 Juni diikuti 332 peserta dan di round kedua pada 28 Juni diikuti 317 peserta.
Ratusan pembalap tersebut datang dari berbagai negara (Indonesia, Singapura, Thailand, dan Filipina) akan beradu cepat di Sirkuit Muncar, Banyuwangi yang merupakan salah satu trek terpanjang di dunia.
Trek Sirkuit Muncar memiliki panjang 465 meter dengan obstacle 4 height jump serta 2 start gate setinggi 5 dan 8 meter.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan penyelenggaraan BMX Supercross merupakan bagian dari upaya Banyuwangi mengembangkan sport tourism sekaligus meningkatkan prestasi olahraga balap sepeda.
“Alhamdulillah, BMX Supercross kembali kami gelar. Ini adalah komitmen pemkab selain mengembangkan sport tourism, juga mendorong peningkatan kompetensi atlet BMX di tanah air. Rider Indonesia tidak perlu jauh-jauh ke negara lain untuk mendapatkan poin internasional” papar Bupati Ipuk.
Bupati Ipuk berharap kejuaraan ini menjadi ruang bagi atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus memperkenalkan Banyuwangi kepada peserta dan pengunjung dari berbagai daerah maupun negara.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, Dwi Handayani, mengatakan sejumlah pembalap mulai tiba di Banyuwangi pada 22 Juni untuk menjalani latihan secara mandiri untuk beradaptasi dengan karakter lintasan.
Secara teknis sebelum laga dimulai, pada 25 Juni sirkuit akan ditutup sementara untuk persiapan teknis dan pemasangan berbagai perlengkapan pendukung pertandingan.
Selanjutnya pada 26 Juni digelar sesi latihan resmi yang dipantau langsung oleh VCP atau Venue Commissaire Panel dari Australia sebagai perwakilan UCI.
“Semua tahapan persiapan kami lakukan sesuai standar UCI agar pelaksanaan kejuaraan berjalan lancar dan memenuhi ketentuan internasional. Rangkaian lomba berlangsung selama dua hari pada 27-28 Juni,” papar Yani.
Para pembalap akan bersaing di 25 kategori untuk memperebutkan poin.
Kategori yang dipertandingkan meliputi Boys 5-6, Boys 7-8, Boys 9-10, Boys 11-12, Boys 13-14, Boys 15-16, Girls 5-6, Girls 7-8, Girls 9-10, Girls 11-12, Girls 13-14, Girls 15-16, Men 17-29, Men 30-35, Men 36-40, Men 41 Up, Men Under 23, Women Under 23, Men Junior, Women Junior, Men Elite, dan Women Elite.
