radiovisfm.com – Sebuah restoran yang berada di kawasan Banyuwangi kota terbakar diduga akibat salah satu karyawan tidak mematikan kompor yang sedang digunakan untuk memasak.
Restoran tersebut bernama Fujiyama Sushi Banyuwangi yang berada di jalan Dr Soetomo Kelurahan Panderejo, Kecamatan Banyuwangi.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, peristiwa kebakaran ini bermula saat salah seorang karyawan sedang melakukan aktivitas memasak di dapur yang berada di lantai 2.
Selang beberapa lama, karyawan tersebut meninggalkan dapur dengan kondisi kompor masih menyala karena masih digunakan untuk proses memasak. Beberapa waktu kemudian, karyawan yang berada di lantai 1 melihat adanya asap yang mulai masuk ke area lantai 1. Melihat kondisi ini, karyawan lain segera melakukan pengecekan untuk mengetahui sumber asap.
Setelah dilakukan pemeriksaan menuju area dapur di lantai 2, diketahu api telah membesar dan mulai membakar bagian di sekitar area memasak.
Mendapati kondisi tersebut, sejumlah karyawan segera melakukan tindakan awal untuk mengurangi risiko kebakaran, salah satunya dengan melepaskan atau mencopot selang regulator dari tabung gas guna menghentikan aliran bahan bakar dan mencegah potensi bahaya yang lebih besar.
Setelah aliran gas diamankan, rupanya masih ditemukan bara api dan sumber panas di area yang terbakar. Karyawan kemudian berupaya melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya yang tersedia di lokasi dan berhasil dipadamkan.
Namun, kondisi didalam bangunan dipenuhi asap yang cukup pekat serta sirkulasi udara yang terbatas sehingga jarak pandang dan kondisi pernapasan menjadi kurang aman bagi karyawan. Selain itu, juga terdapat bau gas yang cukup menyengat. Dengan mempertimbangkan keselamatan bersama, salah satu karyawan menghubungi Kantor Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi guna meminta bantuan.
“1 unit mobil pemadam kebakaran di turunkan ke lokasi untuk membantu memadamkan sisa api dan asap yang masih mengepul didalam ruangan restoran. Sejumlah petugas yang berada di lokasi melakukan pemeriksaan mendalam pada sekitar lokasi untuk mengantisipasi risiko penyalaan kembali,” kata Humas Damkarmat Banyuwangi, Khadafi.
Petugas juga melakukan penyisiran di area lokasi kebakaran untuk memastikan tidak terdapat lagi potensi bahaya maupun titik api yang dapat mengancam keselamatan jiwa.
“Berdasarkan hasil investigasi awal diduga kebakaran ini berawal dari aktivitas memasak yang dilakukan di dapur. Kompor yang ditinggalkan karyawan mengalami peningkatan panas dari sumber api. Yang menyebabkan material atau benda yang berada disekitar area memasak mengalami pemanasan berlebih hingga akhirnya terbakar,” papar Khadafi.
Akibat adanya peristiwa kebakaran ini, pemilik restoran mengalami kerugian sebesar 2 juta rupiah karena yang terbakar hanya kompor gas dan cerobong asap dapur.
