radiovisfm.com – Sholat ghaib digelar di dermaga Pelabuhan Ketapang Banyuwangi yang diikuti keluarga korban KMP Tunu Pratama Jaya dan sejumlah stakeholder terkait pelabuhan termasuk ASDP.
Hadir langsung Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Arh) Joko Sutoyo dan Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (p) Moh Puji Santoso serta General Manager ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Yanes Kurniawan. Yang diikuti pula puluhan aparat kepolisian, TNI AL dan TNI AD, karyawan ASDP Ketapang serta puluhan keluarga korban KMP Tunu Pratama Jaya yang sejak beberapa hari ini masih rela menunggu di posko Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Suasana haru terlihat sebelum, disaat dan sesudah digelar nya Sholat ghaib.
Tampak keluarga korban berulang kali meneteskan air mata terlihat tidak kuasa menahan kesedihannya.
“Dalam sholat ghaib ini, semua berdoa dan memohon kepada Yang Maha Kuasa supaya para korban tragedi KMP Tunu Pratama Jaya segera bisa ditemukan. Kepada keluarga korban didoakan senantiasa diberikan kesabaran,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra.
Ia menjelaskan, hingga saat ini, tim masih bekerja keras untuk mencari dan mengevakuasi keberadaan jenazah para korban.
“Semoga seluruh tim SAR Gabungan diberikan kelancaran dan keselamatan dalam mencari para korban,” ungkap Kombes Rama.
Hingga saat ini, tercatat sudah ada 17 orang penumpang meninggal dunia ditemukan. Sementara korban selamat yang ditemukan sejumlah 30 orang. Kombes Rama menambahkan, yang terbaru, pada Jumat (11/7/2025) kembali ditemukan 2 jenazah berjenis kelamin laki-laki yang tercatat sebagai korban 46 dan 47.
“Korban 46 ditemukan di perairan Teluk Biru Taman Nasional Alas Purwo. Sedangkan korban 47 ditemukan di perairan pantai Blimbingsari Kecamatan Blimbingsari Banyuwangi,” pungkas Kapolresta.

Leave a Reply