radiovisfm.com – Kepolisian Polresta Banyuwangi melakukan otopsi terhadap jenazah seorang perempuan tanpa identitas yang ditemukan mengapung di pusaran air sungai dan hasilnya tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan.
Awalnya, warga di gegerkan dengan penemuan sesosok jenazah berjenis kelamin perempuan tanpa identitas di bawah pusaran air bendungan Sungai Baru, Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi.
Pertama kali ditemukan, pada tubuh jenazah tersebut tidak melekat pakaian sehelai pun. Atas temuan itu, sejumlah warga melapor ke mapolsek setempat hingga akhirnya petugas Polsek Tegalsari Banyuwangi bersama Posramil Tegalsari dan tiga pilar Desa Karangdoro dibantu warga sekitar melakukan evakuasi jenazah itu. Lalu di bawa ke RSUD Blambangan Banyuwangi guna pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Tegalsari, Banyuwangi, AKP Lita Kurniawan mengatakan, selang beberapa lama, pihaknya mendapat informasi mengenai seorang nenek warga Kecamatan Glenmore, Banyuwangi yang dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak 4 hari lalu.
“Selanjutnya, Tim Inafis Polresta Banyuwangi melakukan cek identifikasi korban melalui sidik jari tangannya,” ujar Kapolsek.
“Rupanya, hasil identifikasi itu tidak cocok dengan identitas nenek yang dilaporkan hilang oleh keluarganya,” imbuhnya.
Sementara dari hasil otopsi luar kata Kapolsek, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Sehingga diduga, korban meninggal akibat terpeleset ke sungai hingga hanyut sampai ke kawasan Kecamatan Tegalsari.
Hingga kini, jenazah korban masih berada di kamar mayat RSUD Blambangan Banyuwangi.
Berdasarkan SOP yang ada, apabila hingga 7 hari tidak ada keluarga yang mengakui jenazah tersebut maka kepolisian bersama pihak rumah sakit akan memakamkan di pemakaman umum belakang RSUD Blambangan Banyuwangi.


Leave a Reply