Angkutan BHP Retail KAI Daop 9 Jember Tumbuh 19,2 Persen pada Semester I 2026

radiovisfm.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember terus menunjukkan kinerja positif pada sektor angkutan barang. Sepanjang Semester I Tahun 2026 (Januari–Juni), volume angkutan Barang Hantaran Paket (BHP) Retail mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Capaian ini mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap layanan logistik berbasis kereta api yang aman, tepat waktu, dan efisien.

Manager Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan bahwa selama Januari hingga Juni 2026 KAI Daop 9 Jember berhasil mengangkut 8.895 ton Barang Hantaran Paket (BHP) Retail. Jumlah tersebut meningkat 19,2 persen dibandingkan Semester I Tahun 2025 yang mencapai 7.465 ton.

“Peningkatan ini menunjukkan bahwa layanan angkutan barang KAI semakin dipercaya sebagai solusi distribusi yang efisien, aman, dan tepat waktu. Kereta api tidak hanya menjadi moda transportasi penumpang, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran distribusi logistik dan pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah,” ujar Cahyo.

Di wilayah Daop 9 Jember, layanan Barang Hantaran Paket (BHP) Retail dilayani melalui KA Sritanjung, KA Blambangan Ekspres, KA Wijayakusuma, dan KA Pandalungan. Melalui layanan ini, masyarakat maupun pelaku usaha dapat mengirimkan berbagai jenis barang ke berbagai kota tujuan dengan waktu tempuh yang terukur, keamanan yang terjamin, serta biaya yang kompetitif.

Selain mencatat pertumbuhan dibandingkan tahun sebelumnya, realisasi angkutan BHP Retail pada Semester I 2026 juga menunjukkan progres yang positif terhadap target perusahaan. Dari target angkutan 17.400 ton pada tahun 2026, hingga akhir Juni KAI Daop 9 Jember telah merealisasikan 8.895 ton atau 51,1 persen dari target tahunan.

“Realisasi lebih dari separuh target tahunan pada Semester I menjadi indikator bahwa layanan BHP Retail terus berkembang dan mendapat respons positif dari masyarakat maupun pelaku usaha. Kami optimistis target angkutan sebesar 17.400 ton pada tahun 2026 dapat tercapai melalui peningkatan kualitas layanan, perluasan pasar, serta penguatan sinergi dengan para pelanggan,” tambah Cahyo.

Menurut Cahyo, tren pertumbuhan tersebut juga didorong oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan logistik yang andal serta berbagai upaya peningkatan kualitas layanan yang terus dilakukan KAI, mulai dari ketepatan waktu perjalanan kereta, kemudahan akses layanan, hingga keandalan operasional dalam menjaga keamanan barang selama proses pengiriman.

Sebagai moda transportasi massal yang efisien dan ramah lingkungan, kereta api memiliki keunggulan dalam mendukung distribusi logistik nasional melalui penggunaan energi yang lebih hemat dan emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan moda transportasi jalan raya. Oleh karena itu, KAI terus mendorong masyarakat dan pelaku usaha untuk memanfaatkan layanan angkutan barang sebagai solusi distribusi yang berkelanjutan.

“KAI Daop 9 Jember berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan angkutan barang melalui inovasi dan pengembangan layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Kami berharap layanan BHP Retail semakin menjadi pilihan utama masyarakat maupun dunia usaha dalam mendukung distribusi barang yang cepat, aman, efisien, dan berkelanjutan,” tutup Cahyo.

Dengan tren pertumbuhan yang positif pada Semester I 2026, KAI Daop 9 Jember optimistis kinerja angkutan barang akan terus meningkat hingga akhir tahun dan mampu mencapai target yang telah ditetapkan. Peningkatan ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran kereta api sebagai tulang punggung transportasi logistik yang andal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah kerja Daop 9 Jember maupun secara nasional.