Olahraga Push Bike Lagi Menjamur di Banyuwangi

radiovisfm.com – Olahraga push bike kini tengah digandrungi anak-anak di Banyuwangi. Sepeda jenis ini tak ada pedal dan rem. Cara melajunya menggunakan pijakan kaki di tanah, pengeremannya pun menggunakan kaki.

Itulah push bike, sepeda tanpa pedal. Cara penggunaannya sama seperti sepeda pada umumnya. Bedanya, push bike tidak dikayuh, tapi didorong dengan kaki. Olahraga ini diperuntukkan bagi anak-anak berusia 2 hingga 7 tahun.

Push bike mulai naik daun di Banyuwangi dalam setahun belakangan. Bahkan mereka sudah punya sebuah komunitas. Namanya Sego Anget Racing Team (SART) Junior. Saat ini, push bike berada di bawah binaan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI).

Selain push bike, SART sendiri merupakan wadah atlet sepeda berbakat dari Banyuwangi khususnya downhill. Komunitas ini yang kerap menyelenggarakan event Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill di Gantasan Bike Park.

Ketua SART Junior, Stivanus Catur mengatakan, ada 30 anak yang ikut tergabung dalam komunitas ini. Mereka juga getol mengikuti event kejuaraan. Bahkan ada yang berprestasi di tingkat internasional.

Salah satunya Guardian Zafir Azzura (Guzar), bocah 6 tahun dari Kelurahan Tamanbaru. “Ini sudah ke Malaysia. 26 April kemarin berhasil menempati rangking lima ajang push bike di sana,” kata Ivan, sapaan akrab Stivanus.

Selain di tingkat internasional, atlet SART Junior kerap berlaga tingkat nasional. Diantaranya kejuaraan push bike di Yogyakarta, Surabaya, hingga Batu Malang.

“Akhir Juli kemarin, anak-anak tampil di Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) Push Bike, Lombok, Nusa Tenggara Barat,” kata Ivan.

Ia menambahkan, SART Banyuwangi juga rutin menggelar kejuaraan push bike. Ajang sebelumnya, SART series pertama di Banyuwangi Park, akhir Februari lalu sukses menghadirkan 300 peserta dari berbagai daerah. Series kedua akan dilaksanakan di Poliwangi pada 6 September mendatang.

Menurut Ivan, push bike sangat bagus untuk melatih sensorik anak sejak usia dini. Karena mereka dilatih keseimbangan, kekuatan fisik, mulai gerakan dasar hingga teknik mengendalikan sepeda dengan baik.

“Anak-anak kita latih fisik mulai lari, skot jump, push jump. Termasuk kontrol kanan-kiri nya, kelincahan, daya tahan, semua kita ajarkan,” ucap dia.

Untuk menunjang keterampilan itu, latihan rutin digelar dua kali dalam sepekan. Yakni di Taman Blambangan dan Pantai Marina Boom Banyuwangi.

Melalui olahraga ini, anak bisa disiapkan untuk masuk ke BMX atau downhill, atau cabang olahraga sepeda lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.