radiovisfm.com – Kabupaten Banyuwangi tetap menjadi pilihan wisatawan saat masa libur panjang. Lebih dari 90 ribu wisatawan liburan di berbagai destinasi Banyuwangi selama libur panjang Hari Raya Idul Adha hingga Hari Lahir Pancasila, 27 Mei – 1 Juni 2026.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, total kunjungan wisatawan selama periode libur panjang mencapai 90.968 orang, yang terdiri dari 89.870 merupakan wisatawan domestik, dan 1.098 lainnya merupakan wisatawan mancanegara.
“Kami bersyukur, Banyuwangi tetap menjadi jujugan wisatawan di setiap momen libur panjang. Banyuwangi akan terus berupaya menyajikan pelayanan yang semakin baik di semua destinasi,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Jumat (5/6/2026).
Ditambahkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar Banyuwangi, Hartono, hampir seluruh destinasi di Banyuwangi mengalami lonjakan pengunjung. Hotel dan penginapan juga mencatat kenaikan okupansi hingga 100 persen. Bahkan mobilitas penumpang di sejumlah Stasiun di Banyuwangi terpantau mengalami peningkatan.
“Libur Idul Adha membawa berkah bagi Banyuwangi. Tercatat hampir semua destinasi selalu ramai. Hotel dan penginapan juga kebanjiran tamu,” ujar Hartono.
Ia menyebut, Pantai Pulau Merah menjadi destinasi yang paling ramai dikunjungi dengan total pengunjung mencapai 11.589 orang. Destinasi ini populer dengan panorama eksotis saat matahari terbenam.
Hutan De Djawatan yang mencatat sebanyak 11.027 pengunjung. Destinasi yang terkenal dengan deretan pohon trembesi berusia ratusan tahun itu selalu menjadi favorit di setiap masa libur panjang. Pantai Marina Boom mencatat 8.824 pengunjung, disusul Banyuwangi Park sebanyak 6.000 pengunjung, dan Kawah Ijen 3.664 pengunjung.
Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan turut berdampak pada okupansi hotel dan penginapan di Banyuwangi. Sejumlah akomodasi bahkan mencatat tingkat hunian hingga 100 persen selama periode libur panjang.
“Peningkatannya signifikan. Pesanan kamar sudah full sejak 28 – 31 Mei,” kata Sari, Sales Manager Aston Banyuwangi.
Hal serupa juga terjadi di Villa Solong yang menawarkan panorama Selat Bali. Penginapan tersebut juga mengalami lonjakan okupansi selama long weekend kali ini.
“Semua kamar penuh mulai 28-31 Mei. Dan semua tamu kami dari luar kota,” ujar Executive Marketing Villa Solong, Imam Solehan.
Lonjakan kunjungan wisatawan di Banyuwangi juga terlihat dari peningkatan mobilitas penumpang di sejumlah stasiun di Bumi Blambangan tersebut.
KAI Daop 9 Jember mencatat, sebanyak 77.508 penumpang naik-turun selama periode 26 Mei hingga 1 Juni 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 38.045 penumpang berangkat dan 39.463 penumpang datang.
“Jumlah ini merupakan yang tertinggi di seluruh wilayah KAI Daop 9,” kata Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro.
Jumlah penumpang tersebut lebih banyak ketimbang jumlah yang turun-naik di stasiun-stasiun Jember (67.032 penumpang), Kota/Kabupaten Probolinggo (8.405 penumpang), Kabupaten Lumajang (4.105 penumpang), dan Kota/Kabupaten Pasuruan (4.046 penumpang).
