Libur Tahun Baru Islam 1448 H, Volume Penumpang KA di Daop 9 Jember Mengalami Peningkatan

radiovisfm.com – Momentum libur nasional Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah berdampak pada meningkatnya minat masyarakat menggunakan moda transportasi massal kereta api di wilayah Daop 9 Jember dengan okupansi mencapai 100 persen.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember mencatat pergerakan penumpang yang cukup tinggi, baik yang berangkat maupun yang tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 9 Jember, sepanjang periode libur awal tahun hijriah ini.

​Catatan Daop 9 Jember menunjukkan, pada H-1 menjelang Tahun Baru Islam, yakni Senin (15/6), volume pelanggan mencapai 18.285 penumpang yang terdiri atas penumpang yang berangkat menggunakan kereta api mencapai 9.958 penumpang. Sementara itu, angka kedatangan penumpang di wilayah Daop 9 Jember pada hari yang sama menyentuh 9.838 penumpang.

​Tren ini berlanjut pada hari H perayaan Tahun Baru Islam, Selasa (16/6). Hingga data Selasa pagi, tercatat sebanyak 21.085 yang terdiri atas 10.252 penumpang berangkat, dan 10.833 penumpang tiba di wilayah kerja Daop 9 Jember dari berbagai kota tujuan.

​Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengungkapkan bahwa angka-angka tersebut masih sangat dinamis dan berpotensi untuk terus merangkak naik.

​”Jumlah pergerakan penumpang pada hari ini, Selasa, masih akan terus bertambah seiring dengan penjualan tiket yang masih berlangsung untuk kereta-kereta keberangkatan siang hingga malam hari,” ujar Cahyo.

​Cahyo menambahkan, tingginya minat masyarakat pada momen libur nasional ini dipicu oleh posisi hari libur yang jatuh di tengah pekan, yang dimanfaatkan masyarakat untuk pulang kampung, bersilaturahmi, maupun berwisata singkat. Menghadapi kondisi ini, KAI Daop 9 Jember memastikan seluruh operasional perjalanan kereta api berjalan dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu (On-Time Performance).

Tren pergerakan penumpang pada masa angkutan liburan ini didominasi oleh perjalanan parsial, yaitu segmentasi penumpang yang melakukan perjalanan jarak pendek atau menengah dengan memanfaatkan stasiun-stasiun antara, sehingga tidak melakukan perjalanan penuh dari stasiun awal hingga stasiun akhir.

Di sisi lain, tingkat keterisian (okupansi) tertinggi yang mencapai 100 persen pada periode 15 dan 16 Juni 2026 dicatatkan oleh dua kereta api favorit, yakni KA Pandanwangi relasi Jember–Banyuwangi PP dengan total 13.306 penumpang, serta KA Probowangi relasi Ketapang–Surabaya Gubeng PP yang melayani hingga 6.415 penumpang.

​”Kami berkomitmen memberikan pelayanan prima agar perjalanan mudik dan liburan masyarakat dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 H ini dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan berkesan. Seluruh fasilitas stasiun dan sarana kereta api telah kami pastikan dalam kondisi andal,” imbuh Cahyo.

​Untuk mengantisipasi kepadatan di stasiun, KAI Daop 9 Jember mengimbau kepada para calon penumpang untuk mengalokasikan waktu yang cukup saat menuju stasiun keberangkatan agar terhindar dari risiko tertinggal kereta. Masyarakat juga disarankan melakukan pengecekan ketersediaan tiket secara berkala serta melakukan pemesanan melalui aplikasi resmi Access by KAI atau kanal-kanal penjualan mitra resmi lainnya.