radiovisfm.com – Dalam rangka meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan selama masa libur, PT KAI Daop 9 Jember menambah sebanyak 17 Petugas Jaga Lintas (PJL) ekstra yang bertugas di sejumlah perlintasan sebidang pada wilayah operasional Daop 9 Jember. Penugasan tersebut berlangsung selama periode 22 Juni hingga 12 Juli 2026.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan bahwa penempatan PJL ekstra dilakukan pada sejumlah perlintasan yang memerlukan pengamanan tambahan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa liburan.
“Secara keseluruhan, Daop 9 Jember memiliki 316 Petugas Jaga Lintas (PJL) yang bertugas menjaga keselamatan di perlintasan sebidang. Selain itu, selama masa liburan kami menambah 17 PJL ekstra yang ditempatkan pada sejumlah titik strategis guna meningkatkan kewaspadaan serta memberikan rasa aman bagi perjalanan kereta api maupun pengguna jalan,” ujar Cahyo.
Adapun 17 PJL ekstra tersebut ditempatkan di wilayah Kabupaten/Kota Pasuruan sebanyak 2 titik, Kabupaten/Kota Probolinggo sebanyak 2 titik, Kabupaten Jember sebanyak 6 titik dan Kabupaten Banyuwangi sebanyak 7 titik. Sementara pada wilayah Kabupaten Lumajang tidak terdapat penambahan PJL ekstra.
Di wilayah Daop 9 Jember sendiri masih terdapat sejumlah perlintasan yang belum dijaga, yaitu sebanyak 163 titik, yang tersebar di wilayah Pasuruan 14 titik, Probolinggo 13 titik, Klakah 35 titik, Tanggul 15 titik, Jember 23 titik, Kalisat 26 titik, Kalibaru 24 titik, dan Rogojampi 13 titik. Kondisi tersebut membutuhkan peran aktif seluruh pengguna jalan untuk selalu disiplin dan meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang.
Selain penempatan PJL ekstra, KAI Daop 9 Jember juga terus melakukan berbagai upaya preventif pada jam-jam yang memiliki tingkat kepadatan lalu lintas tinggi maupun pada waktu rawan terjadinya pelanggaran di perlintasan sebidang. Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan pengawasan di lapangan serta menjalin kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti pemerintah daerah, kepolisian, dinas perhubungan, TNI, serta komunitas pecinta kereta api. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan disiplin pengguna jalan, menekan potensi kecelakaan di perlintasan, serta mewujudkan perjalanan kereta api yang aman, selamat, dan lancar selama masa liburan.
Cahyo mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan saat melintasi perlintasan kereta api.
“Berhenti sejenak, tengok kanan dan kiri, pastikan tidak ada kereta api yang akan melintas, serta dahulukan perjalanan kereta api. Jangan menerobos palang pintu yang sudah mulai ditutup maupun mengabaikan isyarat dari petugas. Keselamatan di perlintasan merupakan tanggung jawab bersama,” tegasnya.
KAI Daop 9 Jember juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan tidak beraktivitas di jalur rel, tidak merusak fasilitas perkeretaapian, serta selalu mengutamakan keselamatan saat berada di sekitar perlintasan sebidang. Dengan sinergi antara KAI, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan perjalanan kereta api selama masa liburan dapat berlangsung dengan aman, selamat, dan lancar.
