Polisi Terus Buru 3 Anak Punk Pelaku Pengeroyokan Hingga Korban Tewas

radiovisfm.com – Anggota Satreskrim Polresta Banyuwangi masih memburu tiga tersangka dalam kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh gerombolan anak punk kepada seorang warga Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi hingga meninggal dunia.

Korban bernama Yoseph Bachtiar Irawan (46).

Dalam kasus yang menawaskan korban itu, polisi juga telah menangkap dua tersangka. Dua tersangka yang telah ditangkap adalah berinisial CJ (17) dan LW (19) keduanya warga Surabaya. Sementara tiga lainnya yang masih buron adalah AN, IR, dan AG.

“Untuk sementara, kami berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku dari total lima orang yang telah teridentifikasi turut melakukan penganiayaan itu,” kata Wakasatreskrim Polresta Banyuwangi AKP Didik Hariono.

Saat pengeroyokan terjadi, kata AKP Didik, sekitar 18 anak punk yang merupakan satu gerombolan berada di tempat kejadian perkara, yakni di Jalan Raya Banyuwangi-Situbondo di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro.

“Dari jumlah itu, 15 anak punk termasuk dua tersangka telah kami amankan dan diperiksa di Mapolresta Banyuwangi,” terang AKP Didik.

Mereka diamankan di daerah Kabupaten Situbondo saat hendak kabur ke Surabaya.

“Rombongan anak punk ini memang awalnya berasal dari Surabaya, hendak ke Bali,” imbuhnya.

Belasan anak punk mengeroyok seorang warga Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi hingga tewas, Rabu (4/2/2025) malam. Korban tewas setelah mendapat perawatan di RSUD Blambangan Banyuwangi.

Pengeroyokan terjadi di pinggir Jalan Raya Situbondo-Banyuwangi sekitar pukul 21.00 WIB. Korban pengeroyokan diketahui bernama Yoseph Bachtiar Irawan (46).

Sebelum pengeroyokan terjadi, korban tengah berada di kediamannya yang berada tepat di pinggir jalan raya. Kemudian ada tiga anak punk yang mengamen di rumah sebelah. Setelah itu, berpindah ke rumah korban.

Entah apa yang terjadi, anak punk tersebut kemudian terlibat cekcok dengan korban. Ketiga anak punk tersebut kemudian lari dan dikejar oleh korban. Warga sekitar tidak ada yang mengetahui secara pasti juga penyebabnya. Kejar-kejaran itu terjadi hingga lebih dari 100 meter ke arah selatan.

Di lokasi pengejaran itu, tiga anak punk ternyata telah berkumpul dengan balasan kawan mereka. Di pinggir jalan itu, korban dianiaya secara brutal. Ketika beberapa orang warga datang mendekat, para anak punk lari meninggalkan lokasi.

Para anak punk tersebut sempat dilihat oleh warga menggandol atau menumpang truk yang lewat. Mereka meninggalkan lokasi ke arah utara. Salah satu warga yang berada di lokasi sempat melihat anak punk tersebut pergi dengan gaya mengejek ke arah korban. Sementara korban dalam kondisi ambruk tak berdaya.

Oleh warga, korban kemudian dilarikan ke rumah sakit. Ia mengalami luka-luka parah di kepala. Korban juga sempat muntah-muntah. Satu jam kemudian korban meninggal dunia setelah mendapat perawatan medis.

Leave a Reply

Your email address will not be published.