Ditemukan di Perairan Jembrana Bali, Satu Jenazah Teridentifikasi Warga Buleleng Bali

radiovisfm.com – Satu dari dua jenazah yang ditemukan di perairan Gilimanuk, Jembrana, Bali berhasil diidentifikasi Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim, yang teridentifikasi warga Buleleng, Bali.

Satu jenazah yang berhasil diidentifikasi adalah korban ke 42 yang ditemukan di Pantai Pebuahan, Rabu (9/7/2025) sekitar pukul 06.00 WITA.

Kasubdit Dokpol Polda Jatim AKBP Adam Bimantoro mengatakan korban dipastikan adalah penumpang KMP Tunu Pratama Jaya, atas nama Putu Mertayasa, 43 tahun, laki-laki, beralamat di Banjar dinas Pasar Dusun Anturan, Buleleng, Bali.

“Berdasarkan data sidik jari, medis dan property barang kepemilikan. Hasilnya identik dengan Putu Mertayasa,” kata AKBP Adam saat pressconfrence di Post Mortem RSUD Blambangan Banyuwangi.

Sementara untuk satu jenazah lain yaitu korban ke 41 masih belum berhasil diidentifikasi, sebab kondisinya sudah mengalami pembusukan lanjut. Korban ditemukan di Pantai Pengambengan, Bali. Saat ini tim DVI masih akan melakukan pendalaman dengan pembuktian DNA.

“Jenazah lainnya sudah mengalami pembusukan lanjut. Sidik jarinya sudah tidak bisa diperiksa. Untuk mengungkap identitasnya selanjutnya tim akan melakukan tes DNA,” ujar AKBP Adam.

“Hingga H+8 pencarian, total sudah ada 12 jenazah yang diterima oleh Tim DVI. Sebelas diantaranya berhasil diidentifikasi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra menambahkan untuk jenazah yang sudah berhasil diidentifikasi selanjutnya akan diserahterimakan ke pihak keluarga.

“Prosesi serah terima akan dilakukan di Gilimanuk karena keluarga korban menunggu di sana. Jenazah diantar oleh ambulans dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian,” papar Kombes Rama.

Saat ini total sudah ada 42 korban KMP Tunu Pratama Jaya yang ditemukan. Rinciannya 30 korban ditemukan selamat dan 12 ditemukan meninggal dunia. Puluhan lainnya masih dalam proses pencarian.

Leave a Reply

Your email address will not be published.